Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Daerah

Volatilitas Partai & Gamangnya Pemilih Pada Pilkada 2024 di Gorontalo

Oleh : Dr. Funco Tanipu, M.A (Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri GorontaloFul

by Editor
7 September 2024
in Daerah, Politik
Reading Time: 3 mins read
Funco Tanipu, Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. (foto. ft/nn)

NewsNesia.id – Dinamika politik Gorontalo, khususnya untuk kontestasi Pemilihan Gubernur sangat menarik dan menantang.

 

Secara formal, partai-partai politik sudah melabuhkan dukungannya secara administratif ke masing-masing pasangan Calon. Pertanyaannya, apakah pemilih partai-partai tersebut akan ikut bersama elit partai-partai tersebut melabuhkan dukungannya? Ini yang menarik dalam perhelatan Pilgub kali ini.

 

Seperti yang diketahui bersama, PDI P melabuhkan dukungannya pada Hamzah Isa dan Abdurrahman Bahmid, sedangkan kita tahu bersama Kris Wartabone, sebelumnya adalah Ketua PDI P, malah berpasangan dengan Nelson Pomalingo. Demikian pula Abdurrahman Bahmid yang basis pemilihnya adalah PKS, namun PKS sendiri secara “administratif” mendukung Tony Uloli – Marten Taha. Apakah pemilih PDI P akan total ke Hamzah Isa? Dan juga apakah pemilih PDI P “berkenan” memilih Abdurrahman Bahmid, yang corak ideologisnya berlainan?

 

Di sisi lain, apakah pemilih Nasdem akan solid memilih Tony Uloli dan Marten Taha yang notabene kader Golkar? Dan apakah pemilih PKS yang terkenal ideologis akan memilih kader Golkar dibanding kader tulen (Abdurrahman Bahmid)?

 

Termasuk, apakah kader PKB yang beririsan dengan NU akan “rela” memilih Marten Taha yang notabene adalah warga Muhammadiyah?

 

Yang menarik adalah Golkar, kali ini ada tiga kader Golkae yang ikut berkompetisi ; Tony Uloli, Marten Taha, Idah Syaidah. Tony – Marten maju tanpa dukungan Golkar secara kelembagaan, Idah resmi diusung Golkar dengan Gusnar. Ke arah manakah pemilih Golkar berlabuh? Siapa yang dapat mengkonsolidasi hal tersebut?

 

Secara umum, jika dilihat dari berbagai riset, id party atau identitas partai cenderung tidak stabil. Temuan LSI menyebutkan jika 85 % pemilih partai cenderung mudah beralih dukungan. Jika menggunakan indikator ini, maka potensi swing voter pada Pilgub Gorontalo akan sangat tinggi. Pemilih partai pada Pemilu 2024 barusan akan bisa berbeda dengan elit-elit partai yang melabuhkan dukungannya pada kandidat tertentu.

 

Sehingga tantangan yang akan dihadapi oleh kandidat Gubernur dan Wakil Gubernur yakni (1). Volatilitas partai dari setiap Pemilu di Gorontalo cukup dinamis, kadang tinggi, kadang rendah. Itu pada pemilu, lebih dinamis lagi saat Pilkada. Dukungan partai cenderung tidak linier dengan dukungan basis pemilihnya. (2). Loyalitas pemilih partai kepada elit partai pun cenderung tidak stabil. Pada setiap pemilu, dengan id party yang rendah, maka dipastikan pemilih bisa berpindah-pindah dukungan, apalagi Pilkada. (3). Dua argumen diatas menunjukkan bahwa pembelahan (ketidaksolidan pemilih partai) pada partai sangat mungkin terjadi, sehingga klaim-klaim elit partai pada kandidat mesti diverifikasi dan dikalibrasi lagi. Apalagi struktur sosial dan termasuk demografi Gorontalo sangat tinggi, sehingga pembelahan sangat mungkin terjadi.

 

Atas logika dan fakta tersebut diatas, maka setiap kandidat tidak bisa hanya menyandarkan pada satu skenario, yakni berharap sepenuhnya struktur kepartaian semata untuk skema pemenangan.

 

Apalagi, misalnya dukungan partai politik pada Pilgub tidak linier dengan dukungan partai tersebut pada Pilbup/Pilwako.

 

Seperti contoh, Gusnar dan Idah didukung oleh Gerindra, Golkar dan Demokrat, tapi contohnya pada kasus dukungan di Gerindra, Golkar dan Demokrat berbeda-beda dukungan di Pilkada Kabupaten Gorontalo. Golkar mendukung Hendra Hemeto – Warsito, tapi Gerindra dan PKS mendukung Roni Sampir – Adnan Entengo yang notabene Ketua PKS Provinsi (mendukung Tony – Marten). Demikian dukungan partai pada kandidat Pilkada Kab/Kota yang tidak linier dengan dengan dukungan partai di tingkat Provinsi.

 

Hal ini memang baru terjadi, sebab baru kali ini Pikada serentak baik untuk Provinsi dan Kab/Kota, sehingga pembelahan yang dimaksud diatas semakin nyata. Dan kenyatannya, hal ini akan berimbas pada pembentukan tim sukses atau tim pemenangan secara hirarkis dari Provinsi ke Kabupaten/Kota.

 

Tentu hal ini masih sangat dinamis, mengingat masih ada waktu untuk melakukan konsolidasi di internal partai politik. Tapi, ini akan menjadi catatan serius bagi setiap partai dalam menjaga dan merawat basis politiknya masing-masing, apakah “maintenance” tersebut berbasis ideologi kepartaian, atau bergantung pada ketokohan elit partai tersebut.

 

Tadi pagi, selepas subuh, saya bertemu dengan salah seorang warga di salah satu warkop di Kota Gorontalo, saya tanyakan dulu waktu Pemilu 2024 dia memilih partai apa dan caleg siapa, lalu pada Pilgub dan Pilwako nanti dia akan memilih siapa, apakah sesuai dukungan partai dan caleg yang dia pilih atau tidak. Jawabannya sama dengan uraian diatas ; “Ngga Pomilu, pomilu ju. Ngga Pilkada dipo modungohu odeli tati ta pilili to Pemilu”.

Tags: AkademisiFunco TanipuPilkadaPraktisi Politik
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan proyeksi R-APBD di tahun 2027.
Daerah

Gorontalo Pasang Target PAD Rp473 Miliar Lebih di 2027, Tambahan Sektor Tambang Masih Terbuka

14 September 2026
Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontali berhasil meraih juara favorit dalam ajang Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026.
Gorontalo

Angkat Tradisi Pesta Panen, PUPR-PKP Raih Juara Favorit GKK 2026

13 September 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail
Ekonomi

Pemprov Gorontalo Buka Ruang UMKM Berkembang, HARFEST 2026 Jadi Titik Temu Bisnis

12 September 2026
Next Post
Ketua Bawaslu Bone Bolango, Sofyan Djama. (foto. sd/nn)

Bawaslu Bone Bolango Warning Agar Program Pemda Tidak Disisipi Agenda Politik

Gabungan Parpol Ajukan Calon Pengganti Paslon ke KPU Provinsi Gorontalo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

PERADI Sah Terdaftar di Kemenkum, Arif Ibrahim : Kabar Baik Bagi Advokat Gorontalo

2 hari ago

Mahasiswa KKN Tematik II UNG Dampingi UMKM Desa Huangobotu Tingkatkan Daya Saing Produk Olahan Ikan

2 hari ago
f.ist

Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Huangobotu Edukasi Tanggap Darurat Bencana kepada Siswa SDN 01 Kabila Bone

13 jam ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan proyeksi R-APBD di tahun 2027.

Gorontalo Pasang Target PAD Rp473 Miliar Lebih di 2027, Tambahan Sektor Tambang Masih Terbuka

8 jam ago
Funco Tanipu, Dosen Jurusan Sosiologi, Fakultas Ilmu Sosial Universitas Negeri Gorontalo. (foto. ft/nn)

Volatilitas Partai & Gamangnya Pemilih Pada Pilkada 2024 di Gorontalo

2 tahun ago
Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontali berhasil meraih juara favorit dalam ajang Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026.

Angkat Tradisi Pesta Panen, PUPR-PKP Raih Juara Favorit GKK 2026

21 jam ago

Ketua DPN PERADI Apresiasi DPC YLC Gorontalo

2 hari ago
Bacaleg Gerindra Majene, A. Denisa Darmawangsa. (foto. istimewa)

Muda, Cerdas, Visioner, Yuk Kenalan Caleg Muda Gerindra Sulbar; A. Denisa Darmawangsa

3 tahun ago
f.ist

Harfest Perkuat Posisi Gorontalo Pusat Ekraf di Indonesia

20 jam ago

Terbaru

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan proyeksi R-APBD di tahun 2027.
Daerah

Gorontalo Pasang Target PAD Rp473 Miliar Lebih di 2027, Tambahan Sektor Tambang Masih Terbuka

by NN Indonesia
14 September 2026
0

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail saat memaparkan proyeksi APBD di tahun 2027. NEWSNESIA.ID, GORONTALO — Pemerintah Provinsi Gorontalo...

f.ist

Mahasiswa KKN Tematik UNG Desa Huangobotu Edukasi Tanggap Darurat Bencana kepada Siswa SDN 01 Kabila Bone

13 September 2026
f.ist

Harfest Perkuat Posisi Gorontalo Pusat Ekraf di Indonesia

13 September 2026
f.hms

Spektakuler, 47 Tim Meriahkan Gorontalo Karnaval Karawo

13 September 2026
Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontali berhasil meraih juara favorit dalam ajang Gorontalo Karnaval Karawo (GKK) 2026.

Angkat Tradisi Pesta Panen, PUPR-PKP Raih Juara Favorit GKK 2026

13 September 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail

Pemprov Gorontalo Buka Ruang UMKM Berkembang, HARFEST 2026 Jadi Titik Temu Bisnis

12 September 2026
f.hms

Gorontalo Half Marathon Dicanangkan

12 September 2026
f.hms

Gorontalo Karnaval Karawo Dihelat, Dapat Pengakuan Nasional

12 September 2026

Ketua DPN PERADI Apresiasi DPC YLC Gorontalo

12 September 2026

PERADI Sah Terdaftar di Kemenkum, Arif Ibrahim : Kabar Baik Bagi Advokat Gorontalo

12 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.