
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Wakil Gubernur Gorontalo, Idah Syahidah Rusli Habibie, mengajak 90 peserta Program Pemagangan Dalam Negeri Tahun 2026 untuk tidak kehilangan harapan dalam meraih masa depan. Menurutnya, program magang bukan sekadar tempat mencari pengalaman, tetapi menjadi kesempatan membangun karakter dan membuka jalan menuju dunia kerja.
Idah mengaku pernah merasakan menjadi peserta magang sebelum diterima sebagai CPNS. Berkat kinerja yang dinilai baik, tempat ia magang bahkan menawarkan pekerjaan tetap.
“Saya juga pernah magang. Dari pengalaman itu saya akhirnya diterima menjadi CPNS. Bahkan tempat saya magang menawarkan pekerjaan tetap karena menilai kinerja saya baik,” ujarnya saat membuka secara resmi Program Pemagangan Dalam Negeri 2026, di Aula Inspektorat, Sabtu (4/7/2026).
Ia menegaskan, kesuksesan di dunia kerja tidak hanya ditentukan oleh ilmu dan keterampilan, tetapi juga disiplin, kejujuran, tanggung jawab, kemampuan beradaptasi, serta etos kerja. Karena itu, peserta diminta menjaga penampilan, tepat waktu, peduli terhadap lingkungan kerja, dan tidak memilih-milih pekerjaan.
“Tidak ada pekerjaan yang terlalu kecil. Saya memulai karier sebagai ASN dari melipat amplop, mengantar surat, hingga mengambil perlengkapan kantor. Semua saya jalani dengan sungguh-sungguh,” katanya.
Dari 781 pendaftar, hanya 90 peserta yang lolos seleksi dan akan menjalani magang di 14 perusahaan mitra. Idah berharap seluruh peserta memanfaatkan kesempatan tersebut untuk menunjukkan kemampuan terbaik agar dapat direkrut menjadi karyawan tetap.
“Jadikan magang sebagai ajang belajar, beradaptasi, dan menunjukkan potensi terbaik. Jangan mudah mengeluh, terus berusaha dan berdoa. Mudah-mudahan setelah program ini selesai, kalian bisa langsung mendapatkan pekerjaan,” tutupnya.

















