
NEWSNESIA.ID – DPRD Gorontalo Utara mendorong Pemda memaksimalkan potensi Pendapatan Asli Daerah (PAD) untuk memperkuat pendapatan daerah pada Tahun Anggaran 2027.
Hal itu dibahas dalam rapat Badan Anggaran (Banggar) DPRD bersama TAPD dalam pembahasan KUA-PPAS T.A 2027.
Wakil Ketua DPRD Gorut, Ridwan Riko Arbie mengatakan, DPRD mencermati target pendapatan dan belanja daerah agar seimbang. Hasil pembahasan KUA-PPAS selanjutnya akan dijabarkan dalam RAPBD 2027.
“Proyeksi pendapatan tidak jauh berbeda dengan belanja, agar tidak ada istilah besar pasak daripada tiang,” ujar Ridwan, Selasa (28/7/2026).
Berdasarkan proyeksi awal KUA-PPAS 2027, pendapatan daerah Gorut dipatok Rp720 miliar. Angka itu mengacu pada realisasi anggaran 2025 dan 2026.
Ridwan mengatakan sinkronisasi diperlukan karena pendapatan transfer pusat mengalami penurunan. Pada 2025 berkurang Rp91 miliar dan 2026 berkurang Rp146 miliar.
Karena itu, DPRD meminta Pemda jemput bola memaksimalkan PAD dari sektor unggulan.
“Potensi pendapatan harus dimaksimalkan dengan data riil dan sumber daya aparatur yang ada,” tegasnya. (*)



















