
POHUWATO-NN– Sebagai upaya menjaga netralitas Aparatur Sipil Negara (ASN) menjelang Pemilu 2024, jajaran ASN di lingkungan Pemkab Pohuwato membacakan ikrar deklarasi netralitas ASN Pohuwato.
Pembacaan ikrar dilakukan di halaman kantor bupati sementara disela upacara HUT Korpri ke-52 yang dirangkaikan dengan HUT PGRI ke-78 dan Hari Guru Nasional Tahun 2023, Rabu (29/11/2023).
Ikrar deklarasi yang dibacakan oleh ASN Setda, Eka Putra Mantulangi itu diikuti seluruh ASN dari pejabat pratama hingga jabatan pelaksana. Bupati Pohuwato, Saipul A. Mbuinga, Wakil Bupati, Suharsi Igirisa turut menyaksikan.
Ada empat poin dalam ikrar deklarasi netralisasi ASN Pohuwato tersebut yaitu, menjaga dan menegakkan prinsip netralitas ASN dalam melaksanakan fungsi pelayanan publik baik sebelum, selama maupun sesudah pemilihan tahun 2024. Menghindari konflik kepentingan, tidak melakukan praktek-praktek intimidasi dan ancaman kepada ASN dan seluruh elemen masyarakat serta tidak memihak kepada pihak pasangan calon atau partai politik tertentu. Menggunakan media sosial secara bijak dan tidak menyebarkan ujaran kebencian dan berita bohong. Menolak politik uang dan segala jenis pemberian dalam bentuk apapun. Ikrar deklarasi dilaksanakan dengan penuh integritas dan rasa penuh tanggung jawab dalam rangka mewujudkan netralitas ASN yang bermartabat, beretika dan demokratis demi terwujudnya persatuan dan kesatuan NKRI.
Sena dengan itu, Bupati Saipul Mbuinga dalam kesempatannya juga tidak lupa menegaskan kepada seluruh anggota korpri agar tetap menjaga netralitas dan profesionalisme, demi terwujudnya proses demokrasi yang sehat khususnya di Kabupaten Pohuwato.
“Kerena kita tahu, dalam menghadapi momentum penting Pemilihan Umum, ASN di berbagai daerah diimbau untuk tetap menjaga netralitas dan tidak terlibat dalam kegiatan politik praktis. Hal ini dilakukan untuk memastikan keberlangsungan proses demokrasi yang adil dan transparan. Begitu juga untuk ASN di Pohuwato,” pintanya.
“Netralitas ASN adalah kunci utama dalam menjamin jalannya pemilihan yang bebas dari intervensi dan pengaruh politik, disisi lain pentingnya menjaga profesionalisme ASN, terutama dalam memberikan pelayanan kepada masyarakat tanpa adanya preferensi politik yang bisa memengaruhi kinerja birokrasi,” tukasnya.
Kegiatan dilanjutkan dengan penandatanganan ikrar deklarasi netralitas ASN Pohuwato dalam rangka Pemilihan Umum Tahun 2024 oleh Pembina Korpri Pohuwato, Saipul Mbuinga bersama Suharsi Igirisa Sekda Iskandar Datau, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD dan ASN di lingkungan Pemda Pohuwato.(mus/NN)



















