
NEWSNESIA.ID, Bone Bolango – Pelantikan kepengurusan Satuan Karya (Saka) Pramuka Adhyasta Pemilu Bawaslu Kabupaten Bone Bolango menjadi tonggak penting dalam penguatan pendidikan demokrasi bagi generasi muda. Ketua Harian Kwartir Cabang Gerakan Pramuka Kabupaten Bone Bolango, Lukman A. Daud, menyatakan kepengurusan yang dilantik merupakan struktur Saka Adhyasta Pemilu paling lengkap di Provinsi Gorontalo.
Menurut Lukman, kelengkapan struktur organisasi mulai dari Majelis Pembimbing Saka, Pimpinan Saka, unsur Krida, hingga Dewan Saka menjadi bukti keseriusan Bawaslu Kabupaten Bone Bolango dalam membangun organisasi yang mampu menjalankan fungsi pembinaan secara berkelanjutan.
Prosesi pelantikan diawali dengan pengukuhan Ketua Bawaslu Kabupaten Bone Bolango, Sofyan Djama, sebagai Ketua Majelis Pembimbing Saka Adhyasta Pemilu. Selanjutnya, Sofyan melantik Arkan Karim sebagai Pimpinan Saka beserta jajaran Krida Pencegahan, Krida Pengawasan, dan Krida Penanganan Pelanggaran.
Pelantikan kemudian ditutup dengan pengukuhan Dewan Saka yang berasal dari berbagai SMA dan SMK di Kabupaten Bone Bolango. Para pelajar tersebut akan menjadi ujung tombak dalam menyebarluaskan nilai-nilai demokrasi serta membangun budaya pengawasan partisipatif di lingkungan sekolah dan masyarakat.
Lukman menegaskan, organisasi yang memiliki struktur lengkap akan lebih efektif dalam menjalankan program kerja, mulai dari pembinaan anggota, pelaksanaan kegiatan, hingga pendidikan kepemiluan yang berkesinambungan.
“Dengan struktur yang lengkap, Saka Adhyasta Pemilu memiliki fondasi yang kuat untuk melahirkan generasi muda yang peduli terhadap demokrasi, berintegritas, dan aktif mengawal proses pemilu,” ujarnya.
Ia berharap keberhasilan pembentukan Saka Adhyasta Pemilu di Bone Bolango dapat menjadi inspirasi bagi kabupaten dan kota lain di Provinsi Gorontalo untuk membentuk organisasi serupa.
Lukman juga mengajak seluruh anggota Dewan Saka agar menjadi teladan bagi pelajar lainnya dalam menumbuhkan semangat pengawasan partisipatif, menjaga nilai kejujuran, serta memperkuat budaya demokrasi di tengah masyarakat.
“Generasi muda memiliki peran strategis dalam menjaga kualitas demokrasi. Melalui Saka Adhyasta Pemilu, kami berharap lahir kader-kader pengawas partisipatif yang siap mengawal pemilu yang jujur, adil, dan berintegritas,” tutupnya.


















