
NEWSNESIA.ID, GORONTALO- Ketua Umum Hmi Cabang Gorontalo Aris Setiawan Karim menyoroti dinamika yang terjadi di tubuh Tim Seleksi (Timsel) Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo, dengan digantikannya ketua Tim Seleksi (Timsel) Ibu Wahida Suaib bertanda bahwa Tim Seleksi (Timsel) Anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo sedang tidak baik baik saja.
Meskipun dalam keterangan Sekretaris Tim Seleksi (Timsel) yang juga sebagai pimpinan sidang dalam pleno mengungkapkan bahwa “ini adalah hal lumrah diantara timsel”.
“Timsel sebagai tempat memfilter bukan tempat manufer,” tegas Aris, Ketua Umum HMI Cabang Gorontalo, dalam pres rilies yang diterima newsnesia.id
Pasalnya Tim Seleksi (Timsel) yang di harapkan dapat bekerja profesional tapi disayangkan terdapat dinamika yang dikhawatirkan dapat menggangu dan menghambat kerja kerja Tim Seleksi (Timsel) selama tahapan.
Bagaimana tidak kata Aris, Tim Seleksi (Timsel) yang harusnya bekerja sama, kolektif kolegial dalam melahirkan anggota bawaslu yang berintegritas malah terdapat masalah di tengah-tengah perjalanan, yang lebih memperkuat adalah saat ketika sidang pleno tidak dihadiri oleh ketua tim seleksi (timesl) itu sendiri.
“Selama ini kita belum mendengar keterangan dari ex Ketua Timsel yang tidak hadir pada saat sidang pleno digelar, apa yg menjadi penyebab terjadinya pergantian Ketua Timsel. Kalau misalnya ada hal-hal yg merusak prosedur dan integritas tim seleksi (Timsel) maka kita minta kepada Bawaslu RI agar mengevaluasi Timsel anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo,” tegasnya.
HMI Cabang Gorontalo sebagai salah satu organisasi mahasiswa yang mempunyai tangung jawab moral serta independen dalam mengawal demokrasi di Gorontalo akan terus mengawal jalannya tahapan penyelenggaraan Pemilu, bila perlu akan membentuk tim pengawal Timsel Bawaslu Provinsi Gorontalo sebagai bentuk upaya melahirkan demokrasi yang berkualitas.
“Sebagaimana sudah kami sampaikan diawal saat Timsel anggota Bawaslu Provinsi Gorontalo dibentuk, agar Timsel tidak main -main dalam menyeleksi anggota Bawaslu,” pungkas Aris dengan nada tegas.(NN)




















