
Newsnesia.id – Pekan Nasional Petani & Nelayan atau PENAS ke XVII memang sudah berakhir tapi cerita, kenangan, dan tentu saja dampak positif dari kegiatan akbar tersebut tampaknya akan terus dikenang terutama bagi tuan, Provinsi Gorontalo.
Bagaimana tidak dari ajang yang telah menyita perhatian selama sepekan ini begitu banyak membawa manfaat yang berhasil ditorehkan.
Sehingga Dalam kesempatan konferensi pers pasca PENAS XVII, Gubernur Gorontalo, Gusnar Ismail menuturkan rasa terima kasihnya kepada semua pihak yang telah bekerja keras mensukseskan event 3 tahunan tersebut.
“Saya haturkan terima kasih, semua pihak yang telah ikut sukseskan PENAS tanpa terkecuali dan saya bangga kepada masyarakat Gorontalo telah menyambut tamu dari seluruh Indonesia dengan sangat baik,” ungkap Gusnar mengawali konferensi pers yang digelar di Rumah Dinasnya, Sabtu 27 Juni 2026.
Dalam penuturannya, terlepas dari berbagai dinamika selama atau sesudah pelaksanaan PENAS XVII, ia merasa legah karena daerah yang dipimpinnya ini berhasil sebagai tuan rumah yang banyak mengukir prestasi.
“Salah satu yang paling istimewa berkat PENAS XVII ini, Gorontalo jadi percontohan pengelolaan industri teknologi pertanian yang bakal diterapkan ke seluruh Indonesia sesuai dengan arahan bapak Presiden Prabowo saat beliau hadir kemarin,” tutur Gusnar.
Dari ajang PENAS XVII, sebuah legasi besar dari daerah yang hanya berpenduduk 1,2 juta lebih jiwa mampu memberi manfaat besar bagi Indonesia jadi bukti tekad kuat Gusnar untuk mengangkat derajat Gorontalo lewat ide agromaritimnya.
Tak hanya itu, pada kesempatan Konferensi pers itu Gusnar juga memaparkan bahwa Gorontalo berhasil meraup manfaat selama PENAS senilai total Rp.124.955.000.000 (seratus dua puluh empat milliar sembilan ratus lima puluh lima juta rupiah).
Gusnar juga memastikan akan banyak manfaat berkelanjutan yang akan didapatkan Gorontalo pasca PENAS XVII kemarin.





















