
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Boalemo menggelar kegiatan Bimbingan Teknis (Bimtek) Penyuluhan Keamanan Pangan bagi pelaku usaha Industri Rumah Tangga Pangan (IRTP), berlangsung di Tilamuta pada September 2025.
Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo, Sutriyani Lumula dalam sambutannya menegaskan, kegiatan ini menjadi langkah penting untuk meningkatkan pengetahuan para pelaku usaha pangan rumahan dalam menjaga mutu dan keamanan produk pangan.
“Bimtek ini bertujuan agar para pelaku usaha bisa memahami pentingnya keamanan pangan serta mampu menerapkannya dalam proses produksi. Masih sering kita temukan kasus sederhana, misalnya adanya rambut pada kue atau batu kecil pada nasi box. Hal ini menunjukkan kurangnya pemahaman soal higienitas,” ujarnya.
Kegiatan yang diikuti 35 peserta ini memberikan materi penting terkait Peraturan perundang-undangan di bidang pangan, Keamanan dan mutu pangan, Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik (CPPOB), Prosedur Operasi Sanitasi yang Standar (SSOP), Penggunaan bahan tambahan pangan (BTP), serta Persyaratan label dan iklan pangan.
Seluruh materi disampaikan langsung oleh narasumber dari Dinas Kesehatan Kabupaten Boalemo yang telah bersertifikat Penyuluh Keamanan Pangan (PKP) dari BPOM RI.
Melalui bimtek ini, Dinkes Boalemo berharap para pelaku usaha industri rumah tangga pangan (PIRT) dapat berperan aktif dalam diskusi, serta mengimplementasikan ilmu yang diperoleh setelah kembali ke tempat usaha masing-masing.
“Kami berharap setelah dua hari mengikuti bimtek, para peserta bisa benar-benar menerapkan keamanan pangan dalam setiap produksi. Hal ini tidak hanya melindungi konsumen, tetapi juga meningkatkan daya saing produk pangan Boalemo,” pungkasnya.(nn/adv)




















