
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Gusnar Ismail membeberkan sejumlah program yang akan menjadi target utama pasca dilantik sebagai Gubernur Gorontalo.
Dirinya bersama Wakil Gubernur Idah Syahidah Habibie menyatakan akan berkomitmen penuh untuk hadir di tengah-tengah masyarakat baik secara langsung maupun tidak langsung dalam menjawab berbagai problematika yang ada.
Sebagai langkah awal, Gusnar bersama Idah Syahidah Habibie mulai merencanakan berbagai program yang akan dijalankan selama 100 hari kerja ke depan.
“Dalam 100 hari kerja ke depan kita akan melihat berbagai situasi dan perkembangan dan yang pasti kita akan isi dengan kegiatan yang bermanfaat bagi masyarakat,” ujar Gusnar Ismail dihadapan awak media, Minggu (02/03/2025).
Gusnar Ismail menyampaikan, berbagai program yang akan menjadi sasaran awal yaitu memastikan ketersediaan bahan pokok selama ramadan hingga saat lebaran idul fitri nanti.
“Pemerintah Provinsi senantiasa akan melakukan langkah-langkah untuk menjamin kebutuhan yang diperlukan oleh masyarakat selama ramadan. Paling spesifik yaitu bagaimana menjamin kebutuhan pokok tersedia di lapangan. Ukurannya nanti kita lihat saat inflasi. Yang paling penting ketersediaannya seperti apa dan daya beli masyarakat untuk menjangkau harga-harga itu seperti apa,” ujar Gusnar Ismail.
Selain itu, Gusnar juga menyentil anggaran APBD yang telah diputuskan oleh DPRD, di mana dalam anggaran APBD tersebut nantinya akan ada pergeseran anggaran yang dipengaruhi oleh kebijakan.
“Postur APBD ini akan dipengaruhi oleh 2 hal yang pertama efisiensi yang merupakan kebijakan dari pusat dan juga ada pergeseran anggaran yang diakibatkan oleh program-program yang merupakan janji-janji kampanye Gusnar-Idah,” ucap Gusnar.
Dirinya bahkan menyebut akan berkoordinasi dengan legislatif untuk memasukan berbagai program tersebut sebagai bentuk pertanggung jawaban kepada masyarakat yang menanti berbagai program yang dijanjikan oleh Gusnar-Idah saat kampanye.
“Nanti kita akan pelajari lebih lanjut terkait aturan-aturan baik kebijakan efisiensi yang dilakukan oleh pemerintah pusat hingga program-program saat kampanye. Dan efisiensi itu harus kita dukung. Pasti ada perubahan. Nanti kita lihat aturannya seperti apa dan kita tetap berkoordinasi dengan DPRD, nanti kita lihat seberapa besar eskalasinya,” bilang Gusnar.
Selain itu, program Makanan Bergizi Gratis (MBG) yang masuk dalam Program Prioritas Nasional juga turut menjadi perhatian Gusnar dan Idah. Dirinya mengatakan akan mendukung penuh dan menyukseskan program MBG ini di Gorontalo.
Senada, Wagub Idah Syahidah mengatakan akan membangun kerja sama yang baik dengan gubernur demi menyukseskan berbagai program yang menjadi visi misi bersama.
Hal ini ditegaskan oleh Idah bukan tanpa sebab, sebagai Wakil Gubernur Idah menyadari akan posisinya yaitu untuk membantu tugas Gubernur.
“Saya tegaskan, Gusnar-Idah adalah 1 kotak, tidak bisa dipisahkan. Tidak ada kotak yang lain. Tidak ada dua matahari. Pak Gusnar sebagai Gubernur dan saya Wakil Gubenur tugasnya membantu tugas-tugas Gubernur agar berjalan dengan baik. Dan itu kita buktikan menjadi pasangan yang harmonis dan menghadirkan rasa tenteram adem dan ayem untuk masyarakat Gorontalo,” tandasnya.(JM/NN)






















