Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kekeliruan Menuntut Keadilan Gender Pada Kekerasan Seksual

by NN Indonesia
16 Desember 2021
in Opini
Reading Time: 4 mins read
ilustrasi-HL

Oleh: Yati Suharyati-(Mahasiswa Pendidikan Sejarah UNG)

———————————— 

Menjelang akhir tahun 2021 ini, publik dihadiahi suguhan miris kasus kekerasan seksual. Masih hangat pembicaraan Novia Widyawati di media sosial, seorang mahasiswi yang memilih bunuh diri di makam ayahnya dikarenakan hamil dan depresi. Lalu disusul  kasus bejat Herry Wirawan, pria 36 tahun sang mendirikan pondok pesantren abal-abal di Bandung yang dijadikan tempat untuk merekrut santriwati. Namun, para santriwati yang masih di bawah umur tersebut justru menjadi pelampiasan nafsunya. Sebanyak 12 remaja putri menjadi korban kebiadaban Herry.

Kecaman dan dukungan banyak berdatangan. Terlebih bagi pegiat maupun pendukung gender yang dengan sigap bersuara ketika mereka tahu korban kekerasan itu perempuan. Mereka menuntut keadilan untuk para korban kekerasan kepada pemerintah.

Tantri Kotak sebagai publik figur bersuara dan melakukan dukungan atas kasus kematian Novia Widyasari. Pemilik nama asli Tantri Syalindri Ichlasari itu menuntut keadilan untuk almarhumah dengan menggaungkan hastag #justicefornoviawidyasari lewat Instagram Story-nya (lifestyle.simdonews.com 5/12/21). Alasan tuntutan Tantri simpel, persis seperti pemikiran gender lainnya. Tantri memandang  perempuan selalu menjadi korban seperti dalam kasus yang dialami Novia dan laki-laki seolah tak berdosa saat melakukan aksinya.

Seruan juga datang dari  Livia Istania Iskandar yang berharap putusan dari majelis hakim bisa memberikan hukuman setimpal kepada pelaku Hery Wirawan di satu sisi, dan di sisi lain memberikan keadilan kepada korban. Termasuk kemungkinan korban mendapat restitusi atau ganti rugi (hargo.co.id 10/12/21). Livia Istania Iskandar merupakan Wakil Ketua Lembaga Perlindungan Saksi dan Korban ( LPSK) yang memiliki ketertarikan bekerja untuk isu Kekerasan berbasis Gender dimulai sejak peristiwa Kerusuhan Mei 98.

Keadilan Feminis

Kekerasan seksual di negeri ini tidak dapat dipungkiri keberadaannya telah menimpa pada anak-anak dan perempuan. Dilansir dari merdeka.com bahwa Kementerian Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (KemenPPPA) telah mencatat kekerasan seksual pada anak dan perempuan mencapai angka tertinggi pada tahun 2020 yakni sekitar 7.191 kasus. Sementara pada 2020, jumlah kasus kekerasan pada anak dan perempuan mencapai 11.637 kasus.

Ini menjadi perhatian khusus bagi pegiat gender yang getol mengusung kesetaraan laki-laki dan perempuan. Mereka memandang perempuan selalu menjadi korban kasus kekerasan seksual atau pelecehan yang posisinya selalu disalahkan. Pandangan perempuan sebagai makhluk lemah dan laki-laki sebagai makhluk kuat, dipandang membawa pada kekuatan relasi kuasa pada laki-laki membuat korban (umumnya perempuan) terjebak atau sulit keluar dari hubungan yang intimidatif. Ditambah budaya patriarki yang masih melekat  pada tubuh bangsa ini merupakan latar dari terjadinya kekerasan seksual pada perempuan.

Para pegiat gender selalu memberi tawaran untuk menangani kasus kekerasan seksual pada perempuan adalah dengan keadilan gender. Keadilan gender dimaknai dengan kondisi masyarakat yang menempatkan laki-laki maupun perempuan secara adil dan setara. Sedangkan ujung dari tuntutan keadilan gender ini ada kehendak perempuan harus diberi ruang berpatisipasi ke ranah politik dengan harapan suara persoalan perempuan dapat di dengar dan dapat mempengaruhi kebijakan publik.

Seperti yang diungkapka oleh Prof. Dr. Hj. Marhumah.M.Pd, seorang akademisi, penggiat kesetaraan gender, pihaknya mengatakan penting untuk memberikan peluang politik yang seimbang, memang dari aspek jumlah posisi pemimpin belum seimbang secara signifikan, maka pemerintah perlu melakukan affirmative action untuk terjadinya keseimbangan dalam jabatan dan posisi penting bagi laki dan perempuan. Berbasis pada implementasi kebijakan yang sensitif gender ini, pihaknya berharap akan berdampak pada pemenuhan hak-hak perempuan, penghapusan kekerasan seksual, dan keadilan gender secara umum (tribunnews.com 18/12/20).

Padahal memandang kekerasan menggunakan kacamata gender adalah sesuatu yang sangat keliru. Ini hanyalah pandangan kaum feminis yang mengukur segala bentuk kejahatan dan kekerasan berdasarkam gender baik pelaku maupun objeknya.

Permasalahan kekerasan seksual sebenarnya muncul dikarenakan tidak ada perlindungan negara, masyarakat dan keluarga terhadap perempuan. Selama ini negara sebagai pemangku kebijakan tidak memberikan pemahaman dan aturan-aturan yang baku berkenaan hak dan kewajiban negara, masyarakat dan juga keluarga dalam penjagaan perempuan. Akibatnya masing-masing orang membuat aturan sendiri dalam melakukan perbuatan terlebih aturan bagaimana bersikap terhadap perempuan.

Mustahil Berakhir

Penerapan ideologi sekuler kapitalisme yang berkembang di masyarakat serta menjadi pijakan kehidupan menjadikan kehidupan di negeri rusak. Kehidupan masyarakat diliputi pemikiran-pemikiran barat yang serba liberal dan itu mempengaruhi pola sikap kehidupan masyarakat di negeri ini.

Negara saat ini dalam memutuskan kebijakan tidak memikirkan dampak kerusakan yang akan terjadi pada rakyatnya. Negara hanya mengutamakan mendapat profit besar dari kebijakan yang disahkannya.

Kasus kekerasan seksual adalah salah satu dampak kerusakan dari pengambilan kebijakan yang berorientasi pada profit itu. Konten-kontem yang berbau pornografi dibiarkan diproduksi, aturan pakaian yang menutup aurat juga tidak ada, sebab hal itu akan bertentangan dengan HAM dan liberalisme. Yang kesemuanya berakibat terdorongnya syahwat sementara diisisi lain pintu pemenuhan secara sah banyak sulit untuk diakses.

Jelas sekali, maraknya kekerasan dan pelecehan seksual terhadap perempuan justru merupakan cerminan gagalnya bangunan sosial politik yang didasari ideologi kapitalisme ini, serta rapuhnya tatanan moral masyarakat yang ada akibat tidak adanya standar baku yang mengatur tingkah laku manusia.

Kontradiktif Dengan Islam

Muslimin harus mau menengok kepada Islam dan memahami Islam. Islam sebenarnya telah memberikan jawaban cemerlang terhadap problematika manusia, termasuk problematika kekerasan pada perempuan. Pada kasus kekerasan solusi yang diberikan Islam bukan dengan menuntut keadilan atau kesetaraan gender. Akan tetapi perbaikan tatanan sistem pemerintahan termasuk sistem sosial yang merupakan akar dari persoalan yang terjadi.

Islam memiliki perhatian yang besar terhadap perempuan. Sampai-sampai melarang seksualisasi perempuan dan memerangi pandangan bahwa perempuan itu inferior. Islam pun mengharamkan perempuan sebagai objek seksual yang tersedia, seolah ia hanya sebuah tubuh dan komoditas. Perempuan juga dilindungi dari degradasi dan berbagai penghinaan. Di samping itu, sistem sosial mengatur interaksi antara perempuan dan laki-laki. Keduanya wajib untuk menahan pandangan agar tidak terbangkitkan syahwatnya—sekalipun tidak melihat aurat.

Satu-satunya harapan perempuan bahkan manusia untuk menyelesaikan kekerasan terhadap perempuan ini adalah kembali kepada Islam, aturan yang datang dari Allah Al-Khalik Al-Mudabbir, Allah Sang Pencipta Yang Maha Pengatur.(*)

Tags: kekerasan seksual
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Aiman Syakil
Ekonomi

Membuka Akses Pasar bagi Produk Pertanian Lokal

25 Juni 2026
Opini

Sherly Sang Predator?

23 Juni 2026
Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Next Post
Ketua KPU Gorut Munawir Ismail-(f.ayis/tatiye.id)

KPU Gorut Apresiasi Bakesbangpol

Fakhrudin Lasulika

Penghujung Tahun, Setwan DPRD Gorut Pacu Kinerja

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

ilustrasi-HL

Kekeliruan Menuntut Keadilan Gender Pada Kekerasan Seksual

5 tahun ago
Penyerahan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada hak milik, di saksikan Pimpinan PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) Pimpinan Kantor Badan Pertanahan dan Tim Pengurusan sertifikat Desa, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan. Kamis (30/7/26)

BJA Group Realisasikan Sertifikasi Lahan Warga Terdampak Pembangunan Jalan Akses Menuju Pelabuhan Lalape

23 jam ago
f.hmshti

Kebakaran Hebat di Lokasi Pabrik Wood Pellet Berhasil Dipadamkan

6 hari ago

16 Pengacara Besar di Gorontalo Bersama Kadek Sugiarta 

9 bulan ago

Kirab Pemilu 2024 Diharapkan Jadi Integritas Bangsa

3 tahun ago
PT. BJM Tonasa saat membagikan ratusan zak semen ke sejumlah Masjid di Sumbawa Barat. (f. istimewa)

Sambut Ramadhan, PT. BJM Tonasa Donasi Ratusan Semen ke Masjid di Sumbawa Barat

5 tahun ago
Prof.Dr.Ahmad Faisal, M.Ag

Penuh Khidmat, Rektor IAIN Gorontalo Bawakan Do’a Dihadapan Presiden RI pada Puncak PENAS 2026

1 bulan ago
logo Partai Gerakan Perubahan

Putra Gorontalo Sukses Dirikan Partai Politik

9 bulan ago
f.ist

Sembilan Tahun Perjuangan Transformasi IAIN Gorontalo Menjadi UIN Terwujud

4 hari ago
Antropolog Muda Sulbar, Iqbal saat menyoal pendidikan di tengah COVID-19 dan Bencana alam di Sulbar. (f. istimewa)

Pendidikan Ditengah COVID-19 dan Bencana Alam, Ini Kata Antropolog Muda Sulbar

6 tahun ago

Terbaru

f.ist
Headline

Gorontalo Masuk 15 Besar Indonesia Muslim Travel Index 2026

by NN Indonesia
1 Agustus 2026
0

f.ist NN, GORONTALO- Provinsi Gorontalo berhasil masuk dalam 15 besar peserta Indonesia Muslim Travel Index (IMTI) 2026setelah...

Penyerahan secara simbolis Sertifikat Hak Milik (SHM) kepada hak milik, di saksikan Pimpinan PT Biomasa Jaya Abadi (BJA) Pimpinan Kantor Badan Pertanahan dan Tim Pengurusan sertifikat Desa, Pemerintah Desa, Pemerintah Kecamatan. Kamis (30/7/26)

BJA Group Realisasikan Sertifikasi Lahan Warga Terdampak Pembangunan Jalan Akses Menuju Pelabuhan Lalape

31 Juli 2026
Bupati Saipul Mbuinga saat menerima kunjungan Komandan Pangkalan TNI Angkatan Laut (Danlanal) Gorontalo

Bupati Saipul Mbuinga Terima Kunjungan Danlanal Gorontalo, Bahas Apa ?

30 Juli 2026
Pelepasan anak burung maleo hasil penangkaran ke hutan Cagar Alam Panua Pohuwato

Jaga Kepunahan Burung Maleo, Anakan Hasil Penangkaran Kembali Dilepas

30 Juli 2026
Kapolresta Gorontalo Kota Muhamad Junaedy Johny saat

Kapolresta Gorontalo Kota Pimpin Sertijab Kapolsek Kota Utara, Tekankan Profesionalisme dan Pelayanan Prima

30 Juli 2026
Pelaku Curanmor saat diringkus polisi.

Aksi Curanmor Berakhir di Tangan Polisi, Terduga Pelaku Ditangkap Saat Tertidur

30 Juli 2026
Pelaku saat diamankan Polresta Gorontalo Kota

Pembobol Konter HP di Gorontalo Ditangkap Kurang dari Sehari Usai Beraksi

30 Juli 2026
FGD yang diikuti perwakilan Dinas Tenaga Kerja ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo

Pemprov Gorontalo Perkuat Transisi Energi, Targetkan Penurunan Emisi GRK Melalui Pengembangan PLTS Atap

29 Juli 2026
F. Hms

Pelatihan Vokasi BLK Gorontalo Masuki Tahap Akhir, Peserta Tunjukkan Kemajuan Signifikan

29 Juli 2026
Kasat Reskrim Polresta Gorontalo Kota Kompol Akmal Novian Reza dalam konferensi pers, Selasa (28/7/2026)

Polisi Ungkap Kasus Pencurian Laptop Mahasiswa, Seorang Perempuan Diamankan

29 Juli 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.