Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kebijakan Daring Pasca Lebaran: Solusi atau Ancaman bagi Pendidikan?

by NN Indonesia
3 April 2026
in Opini
Reading Time: 2 mins read

Oleh : Grasella Sagita Taruna, S.Pd

Wacana pemberlakuan pembelajaran daring usai libur Lebaran 2026 kembali mencuat. Pemerintah tengah mengkaji opsi penerapan sekolah online mulai April 2026 sebagai bagian dari strategi nasional untuk penghematan konsumsi energi, khususnya bahan bakar minyak (BBM). Langkah ini dinilai sebagai bagian dari upaya efisiensi di tengah meningkatnya kebutuhan energi nasional.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Pratikno, menegaskan bahwa kebijakan efisiensi energi harus dirumuskan secara responsif dan berbasis data. Ia juga memastikan bahwa proses pembelajaran serta pelayanan publik tidak boleh terganggu. Namun, di balik pernyataan tersebut, muncul pertanyaan besar: apakah kebijakan ini benar-benar tidak akan mengorbankan kualitas pendidikan?

Jika wacana ini diberlakukan, maka pemerintah dapat dinilai telah bertindak gegabah. Pendidikan seharusnya menjadi prioritas utama yang tidak boleh dikompromikan dalam kondisi apa pun, termasuk saat menghadapi tantangan energi. Negara semestinya berupaya maksimal agar sektor pendidikan tetap berjalan optimal tanpa harus mengalihkannya ke sistem daring yang telah terbukti menyisakan banyak persoalan.

Pengalaman sebelumnya menunjukkan bahwa pembelajaran daring kerap menimbulkan berbagai kendala, mulai dari keterbatasan akses internet, kurangnya interaksi efektif antara guru dan siswa, hingga penurunan kualitas pemahaman materi. Jika kebijakan ini kembali diterapkan tanpa Solusi, maka potensi terabaikannya hak pendidikan rakyat menjadi semakin besar.

Ironisnya, kebijakan ini muncul di tengah berjalannya berbagai program besar yang kerap disebut sebagai program mercusuar, namun dampaknya belum dirasakan signifikan oleh masyarakat luas. Hal ini menimbulkan kesan bahwa ada ketidaktepatan dalam menentukan prioritas kebijakan. Di satu sisi, negara mengklaim perlu melakukan efisiensi energi, tetapi di sisi lain tetap menjalankan program-program yang tidak secara langsung menyentuh kebutuhan mendasar rakyat.

Fenomena ini mencerminkan model kebijakan dalam sistem pemerintahan kapitalistik, di mana pertimbangan efisiensi dan keuntungan sering kali lebih dominan dibandingkan pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat. Pendidikan, yang seharusnya menjadi hak fundamental, justru berpotensi dikorbankan demi kepentingan lain.
Dalam pandangan Islam, pendidikan merupakan kebutuhan pokok umat yang wajib dipenuhi oleh negara secara optimal.

Negara memiliki tanggung jawab penuh untuk menyediakan layanan pendidikan yang berkualitas tanpa membebankan kesulitan kepada rakyat. Oleh karena itu, negara harus mencari dan mengelola sumber daya yang dimiliki untuk memastikan sektor pendidikan tetap berjalan dengan baik.

Islam juga menempatkan negara sebagai pengurus urusan rakyat (ra’in), yang tidak boleh bertindak gegabah dalam mengambil kebijakan. Penerapan pembelajaran daring secara luas bukanlah pilihan utama, karena faktanya metode ini berpotensi mengabaikan hak pendidikan yang seharusnya diterima secara maksimal oleh setiap individu.

Tentu hal ini berbeda dengan islam, Islam menawarkan pengelolaan sumber daya alam secara mandiri dan berorientasi pada kemaslahatan umat. Kekayaan alam yang melimpah seharusnya dikelola oleh negara untuk memenuhi kebutuhan dasar rakyat, bukan dikelolah sesuai dengan model kapitalis.

Dengan demikian, wacana pembelajaran daring ini seharusnya menjadi momentum untuk mengevaluasi arah kebijakan Negara. Bahwa Indonesia memiliki sumber energi yang melimpah yang mampu dikelolan sendiri oleh negara, tanpa bergantung kepada energi dunia. Dan seharusnya kondisi peperangan geopolitik dunia tidak berpengaruh pada kebutuhan energi Indonesia.

Sebagaimana dalam sabda Rasulullah saw :
“Kaum muslimin berserikat (memiliki bersama) dalam tiga hal: air, padang rumput, dan api.” (HR. Abu Dawud).

Artinya, tiga benda tersebut (air yang mengalir, padang rumput/hutan, dan api/energi) adalah barang kepemilikan umum yang tidak boleh dimonopoli individu/swasta. Dengan begitu, jika kepemilikan umum ini dikelola oleh Negara yakni khususnya api/energi, tentu Indonesia tidak akan bergantung pada energi Negara lain.

Sayangnya pengelolaan kepemilikan umum tersebut tidak akan terwujud selama sistem yang diterapkan ialah sistem demokrasi kapitalis. Kecuali sistem tersebut diganti dengan sistem islam, aturan dan pengelolaan kehidupan, alam semesta dan manusia, menggunakan aturan dari sang Khaliq. Wallahualambisawab.(*)

 

 

Tags: Kebijakan daring
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post
Kementerian ATR/BPN

Vaksinasi Kanker Serviks Jajaran Kementerian ATR/BPN, Lindungi Wanita dari Kanker Mematikan

f.hms

Pemprov Gorontalo Perkuat Satgas Percepatan IPR

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Kebijakan Daring Pasca Lebaran: Solusi atau Ancaman bagi Pendidikan?

2 bulan ago

Pendaftaran Magang Dalam Negeri Mulai Dibuka, Cek Syaratnya Disini

11 bulan ago

16 Pengacara Besar di Gorontalo Bersama Kadek Sugiarta 

6 bulan ago
f.ist

Cabor Tinju Kirim Satu Atlet ke POPNAS 2025

7 bulan ago
Sebagai bentuk kado istimewa memperingati Hari Santri Nasional (HSN) 2020, para santri di tiga pondok pesantren di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), menulis mushaf Alqur'an. (Humas Kanwil Kemenag Sulteng)

Peringati HSN 2020, Santri di Sulteng Tulis Mushaf Al Qur’an

6 tahun ago
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

1 minggu ago
Banjir yang kerap terjadi di Gorut saat musim penghujan.(F.Istimewa)

Penanganan Banjir Gorut, Ridwan Yasin: Perlu Langkah Strategis

5 tahun ago
Ist

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

3 hari ago
Jubir Bupati Boalemo, Paris Djafar, SH.

Jubir Bupati Boalemo Tegaskan Pemberhentian Kades Diloato Sudah Sesuai Fakta Hukum

9 bulan ago
Ssepu

Sesepuh dan Pendiri IKASmansa Gorontalo Buka Suara Soal Polemik Kepengurusan

4 minggu ago

Terbaru

f.hms
Headline

Pasar Murah Pemprov Digelar Jelang Idul Adha, Sangat Membantu Warga

by NN Indonesia
25 Mei 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo menggelar pasar murah di Kelurahan Libuo, Kecamatan Dungingi, Senin, (25/5/2026). Tujuh...

Wakil Gubernur Gorontalo Idah Syahidah-f.hms

Wujudkan Penyiaran Berkualitas!

25 Mei 2026
f.hms

Sapi Kurban Presiden RI di Gorontalo Bobot 1.130 Kg

25 Mei 2026
Ist

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Kadis

Pertama di Gorontalo, IPR Koperasi Terbit

24 Mei 2026

Pertamina Bantah Isu Larangan Pertalite untuk Kendaraan Tertentu Mulai 1 Juni 2026

24 Mei 2026

200 Paket Sembako untuk Warga Boalemo

22 Mei 2026
f.hms

Wagub Idah ke Duta Bahasa; Literasi itu Penting!

22 Mei 2026
f.hms

Cegah Korupsi dari Lingkungan Keluarga

22 Mei 2026
f.hms

Gusnar Ismail Bumikan Indonesia Asri di Gorontalo

22 Mei 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.