Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Kenaikan Harga Pangan di Bulan Ramadhan, Akankah Selalu Menjadi Tradisi?

by NN Indonesia
7 April 2024
in Opini
Reading Time: 3 mins read
f,ist

Oleh: Rostia Mile

Penulis adalah Aktivis Dakwah dan Aktivis Muslimah

 

Sepanjang awal tahun ini, harga beras sendiri sudah mengalami kenaikan yang tinggi. Badan Pusat Statistik (BPS) melaporkan inflasi bulan Februari 2024 sebesar 0,37 persen secara bulanan. Sementara secara tahunan, inflasi Februari 2024 ini sebesar 2,75 persen dibanding Februari 2023. Beras berkontribusi terhadap inflasi sebesar 0,67%. BPS mencatat kenaikan beras terjadi di hampir semua provinsi di Indonesia. Secara year to date, inflasi pada Februari 2024 mencapai 0,41 persen. Sedangkan secara bulanan, beras mengalami inflasi sebanyak 5,32% dengan andil 0,21% terhadap inflasi umum. Kenaikan harga sejumlah bahan pokok, seperti cabai, minyak goreng, beras, gula pasir, dan telur ayam ras, menjelang Ramadhan menambah beban bagi masyarakat.

Di saat bulan suci Ramadan, warga Gorontalo dikejutkan dengan lonjakan harga beras yang signifikan. Beras sebagai kebutuhan pokok mengalami kenaikan harga yang cukup memberatkan.

Meski Gorontalo salah satu lumbung penghasil beras, kenaikan harga beras ini terjadi di beberapa pasar tradisional. Para pedagang pun tak mengetahui pasti mengapa harga beras dan bahan lainnya terus melambung. Mulai dari harga beras, harga rempah-rempah seperti bawang, cabai dan tomat. Selain itu, harga minyak goreng di sejumlah pasar juga tiba-tiba mengalami kenaikan harga. Kelangkaan bahan pokok, yang sering terjadi menjelang bulan Ramadhan salah satunya disebabkan oleh keterlambatan pengiriman bahan pokok.

Masalah yang terus berulang

Hal ini seolah menjadi tradisi yang terus berulang kembali, karena harga pangan naik di setiap Ramadhan tiba. Bahkan kondisi ini malah memberatkan rakyat, dan tentunya mengganggu aktivitas masyarakat dalam beribadah di bulan mulia ini, karena hanya memikirkan pemenuhan kebutuhannya. Tentunya ada banyak penyebab, termasuk di antaranya memanfaatkan semangat bersedekah dan berbagi pada bulan suci. Sehingga terdapat kesalahpahaman bagaimana seharusnya beribadah dan beramal shalih selama bulan Ramadhan.

Penelitian Engkus pada 2017 melaporkan, ada beberapa penyebab kenaikan harga menjelang Ramadhan, yakni hukum permintaan dan penawaran, penimbunan barang, kinerja pasokan yang terganggu, dan gaya hidup masyaraka yang lebih konsumtif. Adapun penimbunan barang terjadi karena adanya permainan pelaku pasar. Ini bukan hal aneh dalam negara yang menganut sistem kapitalisme. Masyarakat di pandang sebagai pasar yang berpotensi untuk meraih keuntungan tanpa memikirkan dampak buruk atau banyak orang yang merugi.

Dalam sistem kapitalisme juga, menjadikan peran negara hanya sebatas regulator semata. Karena negara seakan-akan lumpuh dalam perannya sebagai pelayan rakyat yang mengedepankan kepentingan masyarakat. Padahal jika dilihat sudah ada beberapa antisipasi yang dilakukan oleh pemerintah itu sendiri, sebagaimana yang di sampaikan oleh Inspektur Jenderal Kementerian Dalam Negeri (Irjen Kemendagri) Tomsi Tohir, dimana terdapat 14 jumlah daerah yang telah melakukan upaya-upaya maksimal dalam penanganan Inflasi.

Salah satunya di gorontalo yakni adanya pengadaan pasar murah selama tiga kali di bulan maret ini, akan tetapi hal ini juga belum bisa memberikan solusi yang solutif. Hal ini dikarenakan kurangnya pengawasan dari pemerintah, sehingga mekanisme pasar murah menjadi sulit di akses, bahkan masyarakat pun harus berdesak-desakan dalam perebutan kupon. Di tambah lagi saat Ramadhan ini para pelaku konsumtif makin meningkat, sehingga dengan mudahnya para pedagang memberikan harga yang melonjak dan ini sangat berpengaruh pada masyarakat yang kurang mampu.

Oleh karena itu, fenomena yang seolah menjadi tradisi sejatinya menunjukkan kegagalan sebuah negara dalam menjaga stabilitas harga dan menyediakan pasokan yang cukup sesuai kebutuhan masyarakatnya.

Peran sebuah negaera

Sebagaimana di dalam sistem pemerintahan Islam, peran sebuah negara harusnya menjadi pelayan rakyat dan mengurusi semua kebutuhan/kemaslahatan rakyatnya. Dan negara wajib bertindak tegas terhadap pihak-pihak yang mencari keuntungan bagi dirinya sendiri. Dalam sistem pemerintahan islam, negara akan menjamin mekanisme pasar terlaksana dengan baik. Bukan hanya itu, negara juga menjamin dan memberantas distorsi, seperti penimbunan, monopoli, dan penipuan.

Sehingga adanya peran negara akan membuat masyarakat lebih berfokus dalam mempersiapkan diri untuk menyambut Ramadhan dengan memperbaiki amal dan memperbanyak ibadah. Negara juga memudahkan rakyat dalam menjalani ibadah Ramadhan, dengan mempersiapkan segala sesuatunya demi meraih Ridha Allah dan nyaman menjalankan ibadah puasa. Selain itu, negara juga memberikan Pendidikan terbaik sehingga masyarakat memiliki pemahaman yang benar atas ibadah Ramadhan, termasuk pola konsumsinya. Bukan hanya itu, pemerintahan islam akan mendorong masyarakatnya untuk bersegera dalam kebaikan sesuai tuntunan Allah dan RasulNya,,,,,(*)

 

Tags: Harga pangan
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post

Saipul Mbuinga Buka Puasa Bersama Warga Taluditi

Wali Kota Gorontalo Marten Taha saat menghadiri kegiatan keagamaan yang diselenggarakan masjid Darul Arqom.

Walikota Apresiasi Peningkatan Jama'ah pada Giat Keagamaan di Masjid Darul Arqom 

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

WR III Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina.

UIN Sultan Amai Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Seksual

2 hari ago

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

17 jam ago
f,ist

Kenaikan Harga Pangan di Bulan Ramadhan, Akankah Selalu Menjadi Tradisi?

2 tahun ago
Sekretaris Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Winardi Dayi saat menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Dinas PUPR-PKP Gorontalo

2 hari ago

Ketua Dema FUD UIN Sultan Amai Gorontalo Desak Rektorat Somasi Media Coreng Nama Kampus

7 jam ago
Ilustrasi Pertamina Patra Niaga

Hoaks Harga Pertalite Naik 26 September Beredar, Pertamina Imbau Warga Tak Panik

14 jam ago

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

2 hari ago
Foto humas Pani Gold Mine

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

16 jam ago
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

1 hari ago
Bacaleg Gerindra Majene, A. Denisa Darmawangsa. (foto. istimewa)

Muda, Cerdas, Visioner, Yuk Kenalan Caleg Muda Gerindra Sulbar; A. Denisa Darmawangsa

3 tahun ago

Terbaru

f.hms
Headline

Pesan Penting Gubernur ke Pengurus KADIN; Hindari Politik Praktis!

by NN Indonesia
24 September 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail menerima audiens Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Provinsi Gorontalo...

f.hms

Kembali dapat Pengakuan Nasional, Provinsi Gorontalo Terbaik IV Pengendalian Inflasi

24 September 2026
Ilustrasi Pertamina Patra Niaga

Hoaks Harga Pertalite Naik 26 September Beredar, Pertamina Imbau Warga Tak Panik

24 September 2026
Foto humas Pani Gold Mine

Di HUT ke-14, PGM Tegaskan Komitmen Pertumbuhan yang Memberi Manfaat

24 September 2026

UIN Sultan Amai dan Kejaksaan Tinggi Gorontalo Perkuat Kemitraan 

24 September 2026
Wagub Idah Syahidah Rusli Habibie di Hari Bahasa Isyarat Internasional 2026.

Wagub Idah Syahidah Dorong Gorontalo Perluas Ruang Inklusif bagi Disabilitas

23 September 2026
f.hms

Gusnar Ismail Nginap di Pinogu, Jajal Jalur Ekstrim

23 September 2026

Tidak Semua Sistem One Man One Vote Membuat Demokrasi di HMI Menjadi Pragmatis

23 September 2026
WR III Sultan Amai Gorontalo, Dr. Sahmin Madina.

UIN Sultan Amai Buka Suara Soal Kasus Pelecehan Seksual

22 September 2026
Sekretaris Dinas PUPR-PKP Provinsi Gorontalo Winardi Dayi saat menerima kunjungan Ombudsman RI Perwakilan Gorontalo, Selasa (22/9/2026).

Ombudsman Nilai Pelayanan Publik Dinas PUPR-PKP Gorontalo

22 September 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.