
NEWSNESIA.ID, SULBAR – Nurda (33), pengungsi yang terpaksa melahirkan dengan segala keterbatasan di salah satu tenda pengungsian di Mamuju, Sulbar, Minggu (24/1) Malam.
Beruntung relawan kesehatan cepat membawa Nurda ke posko kesehatan tanggap bencana di Halaman Kantor Gubernur Sulbar untuk mendapat bantuan persalinan.
Udin, ayah bayi berumur 2 hari itu tidak hentinya mengucapkan rasa syukur dan senang atas kelahiran bayi Cantik ditengah kondisi serba keterbatasan.
“Wih senang sekali pak, ini anak keenam saya terima kasih juga untuk relawan kesehatan membantu istri saya lahiran secara normal,” kata Udin saat dihubungi Newsnesia.id, Selasa (26/1/2021).
Lebih lanjut Udin menuturkan ia bersama istrinya, Nurda telah sepakat ingin memberi nama Gempi kepada putri mereka yang baru lahir.
“Kami beri nama Gempi, maknanya karena ia lahir pasca Gempa Bumi yang dahsyat ini melanda daerah kami pak,” bebernya.
Kejadian ini juga turut mengundang banyak rasa simpati baik sesama pengungsi hingga Gubernur Sulawesi Barat, Andi Ali Baal Masdar.
“Iya kemarin ada pak gubernur datang, semoga anak kami Gempi bisa tumbuh dengan baik menjadi Putri Soleha berguna bagi bangsa dan negara,” ungkap Udin. (AnQ-NN)























