Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Mahasiswa Gantung Diri Diduga Korban Asmara, Begini Tanggapan Kalangan Muballigh Makassar

by NN Indonesia
13 September 2021
in Opini
Reading Time: 2 mins read
Dr.H. Abdul Wahid

Oleh: DR.H.Abdul Wahid, MA-(Muballigh dan Akademisi Makassar)

Dunia Perguruan Tinggi kembali dikejutkan dengan meninggalnya salah seorang mahasiswi aktif (21 tahun) ditemukan tewas tergantung di dalam rumahnya di komplek Bumi Tamalanrea Permai (BTP) Blok C, Kelurahan Buntusu, Kecamatan Tamalanrea, Makassar, Sabtu 11 September 2021 kemarin. Korban meninggal diduga sebagai akibat dari korban asmara, karena stres sehingga ia tega mengakhiri hidupnya dengan bunuh diri.

Kabid Humas Polda Sulsel Kombes Pol E Zulpan menyayangkan peristiwa ini, karena mahasiswa yang selama ini adalah cerminan masyarakat yang intelek, cerdas dan selalu mengedepankan logika dalam pengambilan setiap keputusan yang akan ia ambil, namun justru hal yang demikian ini tercoreng akibat dari perbuatan oknum mahasiswa yang hanya karena masalah sepele (asmara) kemudian berujung pada hilangnya nyawa.

Kombes Pol E Zulpan lebih jauh menyebutkan, pihaknya tentunya mendorong jajarannya untuk melakukan penegakan hukum, mengusut peristiwa tersebut secara tuntas agar masyarakat mengetahui apa sebenarnya yang menjadi motiv mahasiswa tersebut meninggal, sehingga situasi kamtibmas tetap terjaga di kota Makassar, Sulawesi Selatan.

Peristiwa tersebut bukanlah kali pertama terjadi, terhitung empat tahun terakhir ini di Kota Makassar, Sulawesi Selatan peristiwa serupa sudah beberapa kali terjadi dan menurut hasil penyelidikan aparat Kepolisian korban meninggal rata-rata ada kaitannya dengan masalah asmara.

Karena itu, peristiwa ini tidak boleh dianggap sepele terutama oleh para akademisi yang selama ini banyak berinteraksi dengan dunia akademik dan penelitian. Kiranya perlu dilakukan evaluasi dan pengkajian secara mendalam; apa yang melatarbelakangi paling mendasar begitu mudahnya oknum mahasiswa belakangan ini kerap mengakhiri hidupnya, apakah benar-benar murni karena asmara atau mungkin ada faktor lainnya?.

Langkah ini tentu bukan dalam kapasitas mengintervensi pihak aparat Kepolisian dalam menjalankan tugasnya untuk mengusut peristiwa tersebut, namun secara internal bertujuan untuk mengevaluasi metode pembelajaran di kampus, yang selama ini mungkin terlalu memprioritaskan transfer pengetahuan semata sehingga mengesampingkan nilai-nilai moral dan pembentukan karakter kepada mahasiswa.

Dalam pandangan agama, bunuh diri termasuk perbuatan dosa besar dan dilarang, apa pun alasannya hal ini tetap tidak dibenarkan. Hal ini misalnya dapat dilihat dari informasi al-Qur’an surah an-Nisa’ ayat 29, dan lebih tegas lagi disebutkan dalam salah satu hadis Nabi “Barangsiapa yang membunuh dirinya dengan sesuatu, ia akan di azab dengan itu di hari kiamat” (HR. Bukhari dan Muslim).

Peristiwa bunuh diri yang sering menimpa kalangan usia produktif khususnya mahasiswa menjadi salah satu indikator terjadinya kemunduran dan dekadensi moral di kalangan dunia akademik, untuk itu perlu dikaji secara komprehensif agar diketahui akar masalahnya.

Perhatian kepada dunia remaja terutama mahasiswa tentu tidak hanya dibebankan kepada pihak kampus semata namun juga harus menjadi tanggungjawab dan perhatian serius bagi kita semua sebagai bangsa, terutama para orangtua dan tokoh agama. Sehingga dengan kolaborasi semua pihak pada saat yang sama akan membantu tugas Kepolisian dalam menjaga situasi kamtibmas di kota Makassar, Sulawesi Selatan khususnya dan daerah lainnya di Indonesia.

Secara internal orangtua harus berposisi sebagai garda terdepan dalam pendidikan moral kepada anak-anaknya agar tidak mudah terkontaminasi dengan lingkungannya, selanjutnya secara eksternal kalangan tokoh agama lebih khusus para muballigh tak kalah pentingnya untuk turut menjadikan hal ini sebagai prioritas dakwahnya.

Diantara materi-materi ceramah diberbagai kesempatan kiranya perlu disampaikan kepada umat yang berkaitan dengan masalah pentingnya akhlak dan bahaya yang ditimbulkan oleh pergaulan bebas di kalangan remaja, dengan harapan agar hal ini dapat menjadi rem dan bahan pertimbangan para remaja dan mahasiswa lebih khusus lagi untuk tidak mudah terjerumus pada tindakan yang melanggar hukum dan merugikan masa depannya sendiri.(*)

Tags: Dr. H. Abdul WahidGantung Dirimahasiswa
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post
Sekda Boalemo, Sherman Moridu SPd, MM.

Lewat Virtual, Sekda Boalemo Laporkan Capaian Vaksinasi ke Gubernur

Plt Bupati Boalemo Ir. H. Anas Jusuf MSi

Lantik Pengurus BWI Boalemo, Begini Seruan Plt Bupati Anas Jusuf

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Dr.H. Abdul Wahid

Mahasiswa Gantung Diri Diduga Korban Asmara, Begini Tanggapan Kalangan Muballigh Makassar

5 tahun ago
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

1 hari ago
Gubernur Rusli Habibie bersama Wakil Gubernur Idris Rahim dan unsur Forkopimda Gorontalo saat persiapan pengamanan malam tahun baru 2022. (F. Haris)

Pemprov Gorontalo Lampaui Capaian Target Nasional

5 tahun ago

HMI Kawal Grand Design Pembangunan Pemuda Gorontalo

2 hari ago
Kunker Tim Bag. Perencanaan Kementrans RI ke Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Kementrans RI Evaluasi Dukungan Kegiatan dan Perkuat Tata Kelola HPL di Gorontalo Utara

2 hari ago

Sinkronisasi Program Transmigrasi 2027, Gorontalo Fokus Kembangkan Kawasan dan Percepatan SHM

2 hari ago
Iwan Abay saat menggelar Konferensi Pers. (foto. mus/nn)

Iwan Abay Pastikan Demokrat Raih 2 Kursi DPRD Pohuwato

3 tahun ago
Pamflet larangan penggunaan rokok elektrik oleh Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni

Tegas! AKBP Busroni Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Lingkungan Polres Pohuwato

3 hari ago
Penjabup Sherman Moridu bersama Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho dan Forkopimda berkunjung ke Desa Diloato Kecamatan Paguyaman.(f.dok.hms)

Penjabup Sherman Bareng Forkopimda Datangi Desa Diloato, Pastikan Stabilitas Terkendali

3 tahun ago

Terbaru

f.hms
Headline

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

by NN Indonesia
5 November 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Potensi hortikultura yang besar menjadi salah satu alasan PT East West Seed Indonesia (EWINDO)...

f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

5 November 2026

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

5 November 2026
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

4 November 2026

Sinkronisasi Program Transmigrasi 2027, Gorontalo Fokus Kembangkan Kawasan dan Percepatan SHM

3 November 2026
Kunker Tim Bag. Perencanaan Kementrans RI ke Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Kementrans RI Evaluasi Dukungan Kegiatan dan Perkuat Tata Kelola HPL di Gorontalo Utara

3 November 2026
f.hms

Pasar Murah Pemprov Sasar Suwawa

3 November 2026
f.hms

Fokus Tekan Tengkes

3 November 2026
f.hms

Menteri PPPA Tekankan Peran Keluarga Lindungi Anak dari Kekerasan

3 November 2026
Menteri PPPA saat berdialog dengan anak-anak di Gorontalo-f.hms

Menteri PPPA: Suara Anak Harus Didengar!

3 November 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.