
NEWSNESIA.ID (BOALEMO) – Belakangan ini isu paling menggelinding di Kabupaten Boalemo soal perombakan kabinet secara besar-besaran oleh pemerintahan Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali (PAHAM).
Ya, rotasi pejabat itu akan dilaksanakan dalam kurun waktu dekat. Bagi para Aparatur Sipil Negara (ASN) diharapkan tidak perlu merasa khawatir atau was-was. Apalagi sampai merasa kehilangan jabatan empuk dari buah pemberian pemerintah sebelumnya.
Sebab, bagi Bupati Rum Pagau dan Wakil Bupati Lahmuddin Hambali dari awal sudah menyampaikan ketegasannya. Yang mana, pengisian jabatan nanti, keduanya akan mengembalikan marwah aparatur sebagaimana diatur dalam ketentuan perundang-undangan.
Itu juga akan memperhatikan kriteria dari segi loyalitas dan disiplin kerja, kompetensi dimiliki, kepribadian yang jujur, inovatif, dan punya integritas tinggi.
Ini pun sudah ditandai dilaksanakannya uji kompentensi bagi ASN di Boalemo, melibatkan tim penguji yang handal. Tujuannya, agar lahir kembali karakter pejabat yang baik, disiplin, jujur dan punya inovasi dan daya saing tinggi dalam kerja.
Bupati Boalemo, Rum Pagau secara terang-terangan mengatakan bahwa, uji kompetensi akan jadi pedoman dan pertimbangan menentukan ASN pada posisi jabatan tinggi pratama atau setingkat eselon II, jabatan eselon III dan IV, termasuk juga jabatan camat.
“Dari ujian kompetensi ini akan ketahuan karekter ASN. Mulai dari kejujuran, kompetensi maupun integritas yang tinggi,” tutur Bupati Rum Pagau dalam pidatonya.
Untuk itu, Rum mengingatkan agar para ASN tak perlu khawatir, apalagi sampai cari-cari muka. Semua kembali pada kepribaian ASN itu sendiri, dari hasil uji kompetensi yang sudah dijalani.
Satu hal perlu dicatat kata Bupati Rum Pagau, dalam penempatan pejabat nanti, tidak ada urusan politik saat Pilkada.
“Ada yang menganggap dia orang PAHAM, kemudian mendapat jabatan. Itu tidak berlaku bagi saya dan Bapak Lahmuddin. Urusan Pilkada sudah selesai. Saatnya kita menatap jauh kedepan. Jadi, saya ingatkan ASN tidak perlu cari-cari muka, karena bagi kami, semua ASN itu punya muka semua,” ucap Rum Pagau dengan senyum khasnya.
“Soal hasil uji kompetensi, itu hanya saya sendiri yang tau. Siapa yang tingkat kejujurannya tinggi dan rendah, dan itu tidak akan saya umbar. Cukup ada dalam benak saya,” tegas Bupati Rum Pagau.
Lebih lanjut, Bupati Boalemo dinobatkan jadi koordinator APKASI Provinsi Gorontalo oleh Mendagri Tito Karnavian ini menambahkan, pengisian pejabat jauh berbeda dari pemerintah sebelumnya. Kalau biasanya lebih didasari kehendak pribadi, suka atau tidak suka oleh kepala daerah, namun bagi kami lebih berpedoman pada hasil uji kompetensi.
Ini tujuannya agar pejabat yang diamanahi, benar-benar mengimplementasikan ilmu dan karakter kepemimpinannya. Termasuk memajukan organisasi dan menjadi teladan yang baik bagi stafnya, serta mampu menyelesaikan permasalahan dengan cepat dan tepat.
Tak kalah penting juga kata pria akrab disapa Kak Rum, ASN bekerja atas niat tulus dan penuh kejujuran demi kemajuan daerah, dan kemakmuran masyarakat. Bukan berpikir memperkaya diri sendiri, apalagi ingin mencari keuntungan dari jabatan diemban.
“Kalau niat baik ini sudah tertanam dan menjadi karakter, otomatis ASN akan diukur dari kinerja. Tak ada lagi istilah pejabat asal bapak senang (ABS), dan selalu mencari-cari muka,” tandasnya.(nn)
























