Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Menyoal Perlindungan Negara Kepada Laki-Laki dalam Kasus Bunuh Diri

by NN Indonesia
15 Juli 2023
in Opini
Reading Time: 4 mins read
Yati Suharyati, S.Pd

Oleh: Yati Suharyati, S.Pd

(Penulis adalah Sarjana Pendidikan Sejarah)

Bunuh diri menjadi isu hangat saat ini di provinsi Gorontalo. Tercatat sebanyak 17 kasus bunuh diri terjadi selang bulan Januari hingga Juni 2023. Penyebabnya adalah depresi akibat tekanan mental maupun tekanan ekonomi.

Kepala Bidang Kesmas Dinas Kesehatan Provinsi Gorontalo, Erni Mansur mengkaji data kasus bunuh diri. Dari data 17 orang tahun ini yang melakukan bunuh diri yang terbanyak adalah laki-laki dengan jumlah 15 orang. Kata dia, hal ini diakibatkan oleh pengaruh ekonomi yang besar dimana seorang laki-laki dituntut untuk menjadi tulang punggung keluarga sehingga mengakibatkan ada tekanan yang timbul dari laki-laki tersebut (gopos.id, 19/6/2023).

Tekanan Kapitalisme

Ekonomi merupakan aspek primer kehidupan manusia. Jika tidak terpenuhi seringkali menimbulkan persoalan cabang. Seperti tindak kriminal, perceraian dalam rumah tangga bahkan tidak tanggung-tanggung memicu tren bunuh diri di era disrupsi 4.0 hari ini. Jumlah kematian akibat bunuh diri di dunia berdasarkan laporan terakhir WHO Global Health Estimates diperkirakan mencapai 793 ribu kematian pada tahun 2016 atau satu kematian setiap 40 detik. Artinya, ketika ada satu orang meninggal karena bunuh diri, diperkirakan terdapat 20 kasus percobaan bunuh diri pada saat yang bersamaan (m.antaranews.com, 8/12/2021). Data WHO juga menunjukkan bahwa hampir 40% negara memiliki lebih dari 15 kematian akibat bunuh diri per 100.000 pria; hanya 1,5% yang menunjukkan tingkat yang lebih tinggi untuk perempuan (bbc.com, 9/4/2019).

Persoalannya bukan terletak pada individu, justru pada  sistem yang diterapkan saat ini yakni kapitalisme. Kepemimpinan kapitalisme yang berpatokan pada untung-rugi menjadikan rakyat tidak merasakan kehidupan tentram dan sejahtera. Kebutuhan primer berupa sandang, papan dan pangan tidak tercukupi sempurna. Kurangnya peluang kerja, rendahnya gaji, hingga sulitnya akses modal tidak selaras dengan kenaikan harga bahan pangan, biaya kesehatan yang masih mahal, biaya pendidikan berbayar, harga BBM dan listrik yang terus naik hingga aktivitas penggusuran.

Kehidupan masyarakat masih banyak diwarnai oleh penduduk miskin. Persentase penduduk miskin pada September 2022 tercatat sebesar 9,57 persen (26,36 juta orang). Kemiskinan ini merata di semua provinsi. Tidak terkecuali provinsi Gorontalo yang bertengger diurutan ke-5 provinsi termiskin se-Indonesia. Kondisi itulah yang menjadi faktor pemicu depresi, ketika kebutuhan tidak terpenuhi dan tidak kunjung menemukan solusi. Khususnya bagi laki-laki yang berposisi sebagai kepala keluarga juga penanggung nafkah.

Laki-Laki Butuh Perlindungan?

Upaya perlindungan dan pemberdayaan selama ini  hanya berfokus pada perempuan saja. Dengan semangat feminisme perempuan didorong dan difasilitasi agar dapat berpartisipasi di ranah publik, sejajar dengan laki-laki. Pemberdayaan perempuan digencarkan melalui program-program kewirausahaan seperti UMKM dan ekonomi digital serta dorongan untuk terjun ke dunia politik.

Berpotensinya laki-laki melakukan bunuh diri seharusnya menyadarkan negara bahwa laki-laki juga butuh perlindungan. Terlalu sederhana bila dikatakan bahwa perempuan tidak banyak melakukan bunuh diri karena lebih terbuka untuk membagi masalah sementara pria cenderung memendamnya. Nyatanya angka bunuh diri pada perempuan juga tidak bisa disepelekan.

Laki-laki membutuhkan negara untuk bertahan. Sebab depresi pada laki-laki terkait erat dengan ketidakmampuan memenuhi peran-peran sosial yang dibebankan pada laki-laki. Pemenuhan peran sosial ini tidak bisa berdikari, butuh kehadiran negara didalamnya. Negara tidak boleh abai, negara harus mencurahkan perhatian penuh kepada laki-laki agar pelaksanaan tugas dan tanggungjawabnya dapat terlaksana.

Namun demikian perlu digarisbawahi, bahwa bentuk perlindungan dan pemberdayaan tidak boleh berasaskan kesetaraan gender seperti yang diusung feminis. Sebab feminisme membatasi gerakannya pada perjuangan hak-hak perempuan saja. Maka, jika ide itu dijadikan landasan perlindungan pada laki-laki yang terjadi hanyalah pemutarbalikan peran gender dan akan menjurus pada perusakan tatanan keluarga.

Memperkuat Daya Tahan Dengan Islam

Sulitnya ekonomi dibarengi dengan lemahnya keimanan menjadikan individu secara mantap mengiyakan untuk melakukan aktivitas bunuh diri. Padahal bunuh diri dalam Islam diharamkan. Tidak akan masuk surga orang yang memilih untuk bunuh diri. Allah secara tegas melarang umat manusia untuk mengakhiri hidupnya sendiri. Diriwayatkan dari Abu Hurairah ra dari Nabi saw, Beliau bersabda: “Siapa yang menjatuhkan diri dari gunung dan membunuh dirinya sendiri maka dia di neraka Jahannam yang dia menjatuhkan dirinya di situ, dia kekal selamanya di dalamnya. Dan siapa yang menghirup racun dan membunuh dirinya sendiri maka racunnya itu di tangannya yang dia hirup di neraka Jahannam, dia kekal di dalamnya selamanya. Dan siapa yang membunuh dirinya sendiri menggunakan pisau maka pisaunya ada di tangannya yang dia tusukkan di perutnya di neraka Jahannam kekal di dalamnya selamanya” (HR al-Bukhari dan Muslim, lafal al-Bukhari). Orang yang bunuh diri akan kekal di neraka jahanam. Akan tetapi ia tidak mati dalam keadaan kafir, ia masih mati di atas Islam. Hanya saja ia menjadi orang yang melakukan dosa besar.

Masyarakat hari ini jauh dari agama bahkan mengenal agama sebatas shalat, zakat, puasa, dampak dari penerapan kurikulum pendidikan yang berasaskan sekulerisme. Bahkan masyarakat tidak memahami qadha Allah dalam kehidupannya akibat sekulerisme. Maka dari itu negara harus segera mengenyahkan sekulerisme untuk menjadi asas dalam kurikulum pendidikan.

Perbaikan nilai sosial yang benar dan sehat hanya bisa dilakukan dengan menanamkan nilai-nilai yang bersumber dari aqidah Islam. Berikut kehadiran negara yang bakal menjamin keberlangsungan ekonomi masyarakat. Baiknya manusia bergantung pada baiknya ulama dan penguasa. Sebaliknya rusaknya manusia bergantung rusaknya ulama dan penguasa.

Islam telah menetapkan aturan dari Allah Swt. yang wajib dilakukan oleh pemerintah demi terwujudnya kedamaian dan kesejahteraan masyarakat dan menjauhnya gejala depresi sosial dari mereka. Dalam persoalan bunuh diri, negara tidak cukup sekedar menawarkan tes kejiwaan dan edukasi konseling bagi warga negara. Justru itu hanya solusi parsial yang tidak sampai menyentuh akar persoalan. Negara harus melakukan pemenuhan kebutuhan masyarakat yang menjadi inti permasalahan. Ada beberapa mekanisme Islam dalam memperkuat ekonomi masyarakat sebagai berikut;

Pertama, Islam menjamin kebutuhan kebutuhan pokok masyarakat dengan memberi kemudahan kepada laki-laki untuk bekerja. Negara akan membuka seluas-luasanya lapangan kerja bagi laki-laki. Membuka pembinaan keterampilan agar bisa bekerja atau memberikan modal usaha. Pelayanan kesehatan, keamanan dan pendidikan diberikan secara gratis oleh negara. Karena dalam konsep Islam, layanan  kesehatan dan pendidikan berhak dinikmati oleh setiap warga negara.

Kedua, mengatur regulasi kepemilikan individu, umum dan negara. Kepemilikan umum seperti SDA tidak boleh diserahkan kepada individu atau swasta sebagai pengelolaannya. Dari sini pemasukan negara akan melimpah dan bisa digunakan membiayai keperluan rakyat.

Ketiga, distribusi harta kekayaan oleh individu, masyarakat, dan negara. Bentuk pendistribusian kekayaan melalui tiga cara, yakni (1) kewajiban zakat, yaitu mengambil sebagian harta orang-orang kaya dengan syarat-syarat tertentu dan membagikannya kepada orang-orang fakir. (2) negara mendistribusikan hartanya kepada individu rakyat yang membutuhkan, tanpa imbalan, seperti sebidang tanah yang diberikan kepada orang yang mampu (kuat) untuk mengelolanya (menanaminya), dan mengeluarkan harta kepada mereka (orang yang membutuhkan) yang diambil dari harta kharaj dan jizyah; dan (3) penetapan aturan mengenai pembagian harta waris di antara para ahli waris.

Demikianlah konsep Islam mengentaskan persoalan. Pada akhirnya laki-laki membutuhkan suport system dari negara untuk keberlangsungan hidupnya. Islam memahami betul bahwa kemiskinan dapat memunculkan masalah cabang. PR besar pengentasan kemiskinan akan terurai dengan Islam sebagai solusi fundamental dan menyeluruh.(*)

 

 

 

 

 

Tags: Kasus Bunuh Diri
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

Ist
Opini

Rakyat Menuntut Hak, Negara Hadir dengan Borgol: Pelajaran Pahit dari Popayato

24 Mei 2026
Foto : Prof. Dr. Muhammad Amir Arham, M.E.
Daerah

Benar Orang Desa Tidak Pakai Dollar…….

18 Mei 2026
Headline

Pertemuan Trump – Xi di Beijing dan Kebangkitan Diplomasi Korporat

17 Mei 2026
Next Post
Pj. Sekda Boalemo, Supandra Nur, ST menyambut baik aksi dilaksanakan Yayasan Goroba.(f.dok.hms)

Pj Sekda Boalemo Sambut Baik Aksi Yayasan Goroba

Suasana IMI Fest 2023 All Automotive Gorontalo. (foto. anq/nn)

Keren! IMI Fest 2023 All Automotive Gorontalo Resmi Digelar Hari Ini

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

23 jam ago

Menyoal Perlindungan Negara Kepada Laki-Laki dalam Kasus Bunuh Diri

3 tahun ago
ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

1 hari ago
Anggota DPRD Gorontalo Utara, Matran Lasunte.

Matran: Segera Tuntaskan Persoalan Penyegelan Kantor Camat Tomilito!

5 tahun ago
Bupati Saipul saat menerima kunjungan silaturahmi rombongan DDII Pusat

Perkuat Pembinaan Umat, Bupati Saipul A. Mbuinga Dukung Program Satu Desa Satu Dai

2 bulan ago
Mineral jenis merkuri yang turut diamankan polisi.(f.istimewa)

2 Pelaku Perdagangan Merkuri Ilegal Ditangkap Polisi

5 tahun ago
Dr. Hasyim Mahmud Wantu, S.Ag, MPd.I

Dr. Hasyim Mahmud Wantu Diyakini Paling Layak Pimpin IAIN Gorontalo Periode 2025-2029

10 bulan ago
logo Partai Gerakan Perubahan

Putra Gorontalo Sukses Dirikan Partai Politik

7 bulan ago
Kepala Kantah Kota Gorontalo Kusno Katili saat menerima penghargaan predikat WBK di Rakernas

Bikin Bangga! Kantor Pertanahan Kota Gorontalo Sabet Predikat WBK pada Rapat Kerja Nasional 2025

6 bulan ago

Terbaru

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel.
Daerah

Geram Rakyat Kerap Dituduh Lakukan PETI, Praktisi Hukum Desak Pemerintah Terbitkan IPR-WPR

by NN Indonesia
6 Juni 2026
0

Foto : Pendiri OBH Yadikdam Gorontalo, Rongki Ali Gobel. Newsnesia.id - Ketergantungan rakyat terhadap hasil tambang sudah...

ist

Jelang Musprov Kadin Gorontalo Memanas

6 Juni 2026
Ilustrasi Layanan Pertanahan-ist

Jelang PENAS, 23 Hotel di Gorontalo Penuh

5 Juni 2026
Foto Humas Pohuwato

Tahun ini, Tiga Kampung Nelayan Merah Putih di Pohuwato Dipastikan Berkontrak

4 Juni 2026
Pengerjaan jembatan perintis garuda di Pohuwato rampung 100 persen

Jembatan Perintis Garuda di Pohuwato Rampung 100 Persen

3 Juni 2026

Nilai Tukar Petani di Gorontalo Turun 3,06 Persen

3 Juni 2026
f.hms

Jelang PENAS XVII; Pemprov Gorontalo Pastikan Homestay Peserta Nyaman

3 Juni 2026
f.hms

Gaji 13 Pemprov Gorontalo Cair

3 Juni 2026

Sekretariat DPRD Gorontalo Utara Terus Pererat Kebersamaan dengan Silaturahmi

3 Juni 2026
Barang bukti yang diamankan Polda Sulsel

Pengungkapan Kasus BBM Subsidi Ilegal, Pertamina Beri Apresiasi kepada Polda Sulsel

2 Juni 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.