
NEWSNESIA.ID, KOTA GORONTALO – Pelaksanaan Musyawarah Daerah (Musda) XI Partai Golkar Kota Gorontalo, Kamis (18/12/2025) berlangsung penuh dinamika namun berakhir dengan semangat persatuan.
Meski persaingan sempat alot karena ada 2 nama yang menjadi kandidat kuat dalam perebutan kursi ketua. Namun, hasil akhir menetapkan 1 nama yakni Meyke Camaru menjadi Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo untuk periode 2025-2030. Penetapan tersebut dilakukan secara aklamasi dalam rapat paripurna Musda.
Keputusan penetapan Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo tertuang dalam keputusan Musda yang disahkan pada 19 Desember 2025 di Kota Gorontalo.
Ketua Partai Golkar Kota Gorontalo terpilih Meyke Camaru menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada seluruh peserta Musda, pimpinan sidang, serta kader-kader yang telah menunjukkan kegigihan dan kedewasaan politik dalam proses demokrasi internal partai.
“Ucapan terima kasih secara khusus saya sampaikan kepada para senior Partai Golkar, terutama pimpinan Fraksi Golkar DPRD Provinsi Gorontalo yang dinilai telah memberikan dukungan, teladan, serta ruang kolaborasi dalam membangun kepemimpinan yang solid di tubuh Partai Golkar Kota Gorontalo,” ujarnya.
Ia menegaskan bahwa keikutsertaan dua kader Golkar dalam kontestasi Musda bukan untuk memecah belah partai, melainkan sebagai bentuk tanggung jawab dan komitmen menghadirkan kepemimpinan terbaik bagi Partai Golkar Kota Gorontalo.
“Dinamika yang terjadi justru menjadi proses pendewasaan organisasi dan memperkaya khazanah politik partai,” ujarnya.
Dalam suasana penuh kebahagiaan tersebut, Meyke Camaru menyatakan keyakinannya terhadap kualitas kader-kader yang akan mendampingi kepengurusan ke depan. Ia optimistis dengan soliditas dan kolaborasi, Partai Golkar Kota Gorontalo akan semakin maju dan mampu berbicara di level pemerintahan kota melalui agenda politik yang jelas dan terukur.
Ke depan, Partai Golkar Kota Gorontalo menegaskan sikap untuk tetap sejalan dengan garis kebijakan partai serta berada dalam barisan pemerintahan Kota Gorontalo.
“Fraksi Partai Golkar di DPRD Kota Gorontalo juga akan diperkuat perannya dalam mengawal serta memastikan seluruh program dan kegiatan pemerintah berjalan sesuai kepentingan masyarakat,” tuturnya.
Ia mengakui dinamika politik akan terus ada dalam perjalanan partai, termasuk dalam menghadapi berbagai suksesi politik. Namun dengan dukungan kader-kader terbaik dan kepemimpinan Fraksi Golkar DPRD Kota Gorontalo, Partai Golkar diyakini mampu menciptakan lompatan-lompatan politik yang signifikan.
Meyke menegaskan bahwa Musda bukanlah ajang perpecahan, melainkan momentum penyatuan. Seluruh perbedaan yang sempat muncul hanyalah bagian dari dinamika sementara.
“Tentunya saya mengajak seluruh kader, simpatisan, dan pengurus Partai Golkar Kota Gorontalo untuk kembali bergandengan tangan, bersatu, dan fokus mewujudkan target serta sasaran politik partai ke depan,” imbuhnya.
Sebelumnya, 2 nama menjadi kandidat kuat dalam bursa pemilihan Ketua DPD Golkar Kota Gorontalo. Selain Meyke Camaru ada juga nama Fikram Salilama yang menjadi nama lain yang juga menjadi pesaing kuat yang masuk dalam bursa pemilihan Ketua. Akan tetapi, Fikram Salilama memilih legowo dan menyerahkan tampuk pimpinan kepada Meyke Camaru untuk memimpin partai berlambang pohon beringin di Kota Gorontalo.




















