
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Perjalanan mulia menuju Tanah Suci, Mekkah oleh 2 ekspeditor Muslim Youth Journey asal Gorontalo rupanya menuai cuitan negatif sejumlah pihak, Rabu (09/06/2021).
Kendati begitu, tak sedikit pula pujian hingga support datang dari berbagai kalangan atas tekad dua anggota MAPALA Benua, Fakultas Ekonomi, Universitas Negeri Gorontalo tersebut.
Menanggapi hal itu, salah seorang ekspeditor Muslim Youth Juorney, Andi Harvin dihubungi newsnesia.id mengaku hanya bisa bersabar. Ia bahkan balik menanggapi positif dengan mendoakan penyebar cuitan negatif agar mendapat hidayah dari Allah SWT dan dihindarkan dari segala keburukan.
Diakui Andi, sepanjang perjalanan mengayunkan sepedanya, sempat menerima cuitan dan asumsi negatif beberapa orang. Sebagai buktinya, Andi mengirim salah satu capture sebuah komentar dilontarkan pemilik akun sosial media bernama ‘Maman Abdullah’ di salah satu postingan netizen.
“Ini mo tunaikan ibadah haji atau perjalanan bisnis,” tulisnya dalam komentar.
Sontak kalimat itu menuai reaksi emosi dari para netizen lain. Hanya saja, begitu akun sosial media itu ditelusuri, rupanya menggunakan akun fake atau palsu.
Menanggapi komentar itu, Andi mengaku tak ingin meladeninya. Sebab, itu justru akan menambah beban pikiran dalam perjalanannya.
“Kalu mo ladenin, mo tambah-tambah urusan. Lagi pula, itu tak penting,” ujarnya dengan nada tenang.
Ia bersama rekan ekspeditor, Chairul Ma’atini hanya menitipkan doa dari seluruh masyarakat agar Allah SWT limpahkan kebaikan dan dihindarkan dari keburukan serta selalu dicurahkan kemudahan selama perjalanan ke Tanah Suci, Mekah hingga kembali ke tanah air.
Kini, kedua ekspeditor Muslim Youth Journey dalam perjalanan memasuki wilayah Taopa Barat, Sulawesi Tengah.
“Niat perjalanan kami ini semata-mata atas ridho Allah SWT. Semoga Allah SWT selalu menemani perjalanan kami dan menjaga niat mulia ini sampai ke Tanah Suci, Mekkah dan sekembalinya di tanah air,” pungkas Andi dari balik telephone celulernya.(Jian/nn)




















