
POHUWATO-NN– Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga minta agar pelayanan, mulai dari pemerintah kecamatan, pemerintah desa, Puskesmas sampai sekolah-sekolah tetap jalan.
Hal tersebut disampaikan Bupati Saipul lewat pembinaan aparatur yang berlangsung di aula Kantor Camat Taluditi, Rabu (18/10/2023).
“Begitu pula dengan pelayanan yang ada di daerah, baik itu di kantor bupati maupun di OPD-OPD. Sehari setelah kejadian, kami turun langsung ke OPD memantau dan bahkan mengingatkan bahwa pelayanan tetap jalan, penyelenggaraan pemerintahan tidak bisa berhenti, dan ini diingatkan pula oleh pemerintah pusat melalui Kemendagri,” jelas Bupati Saipul.
Ia menjelaskan, informasi ini penting disampaikan karena, pada dasarnya saat ini banyak persepsi yang berkembang di masyarakat bahwa, pasca insiden unras kemarin, pelayanan untuk masyarakat tidak maksimal.
“Kenapa ini penting saya sampaikan, tidak lain untuk meluruskan isu-isu yang beredar. Disisi lain bahwa, pemerintah daerah bersama unsur Forkopimda sudah melakukan upaya-upaya yang sangat maksimal untuk bisa memfasilitasi apa yang menjadi harapan para pelaku usaha yang sebagian dari mereka masih melakukan aktivitas di wilayah pertambangan,” sambungnya.
Menurutnya, walaupun pemerintah tidak berada pada skema ataupun tidak berada di posisi sebagai pemegang saham namun, pemerintah harus bisa untuk turun tangan dalam penanganan hal tersebut.
Pemerintah juga berharap agar komitmen perusahaan menurunkan para penambang secara bermartabat sangat diharapkan karena, begitu mereka keluar dari wilayah konsesi dan sebagai ganti dari pada usaha mereka, perusahaan harus memberikan konvensasi dalam bentuk tali asih.
“Ini adalah bentuk perhatian pemerintah, sehingga masyarakat penambang bisa menciptakan sektor-sektor ril lewat jalur UMKM sebagai pengganti usaha mereka. Insyaa Allah daerah kita tetap aman, kita kembali bangkit dan bekerja sebagaimana biasa,” imbuhnya.(mus/NN)






















