Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Headline

Pembelajaran yang Inovatif Para Guru Penggerak Dapatkan Apresiasi Kemendikbudristek

by NN Indonesia
24 Mei 2023
in Headline, Pendidikan
Reading Time: 4 mins read
f.ist

NEWSNESIA.ID– Syarat penting bagi setiap guru yang diberi penugasan sebagai kepala sekolah adalah memiliki sertifikat pendidik. Namun, seiring meningkatnya kualifikasi kebutuhan tenaga pendidik, maka dari itu Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek) sejak 2022 berupaya mempersiapkan bakal calon-calon pemimpin dalam dunia pendidikan melalui Program Guru Penggerak (PGP). Oleh karena itu, saat ini kepemilikan sertifikat Guru Penggerak menjadi syarat tambahan bagi guru yang akan menduduki jabatan sebagai kepala sekolah.

Sertifikasi Program Guru Penggerak menjadi salah satu sarana dalam menunjang lahirnya para calon kepala sekolah dan pengawas masa depan yang kompeten untuk memimpin laju akselerasi dalam satuan pendidikan di seluruh Indonesia. Hal tersebut merujuk pada Peraturan Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Permendikbudristek) Nomor 40 Tahun 2021 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah.

PGP hadir untuk nantinya membekali guru dengan tiga hal penting yakni paradigma dan visi, pembelajaran yang berpihak pada peserta didik, serta tak kalah penting pemimpin pembelajaran dalam pengelolaan sekolah. Program ini tidak saja bertujuan untuk mencetak guru profesional melainkan juga menyiapkan guru Indonesia menjadi pemimpin pendidikan.

“Kami mohon bantuan seluruh jajaran pemda Sumatra Utara yang dipimpin oleh Bapak Bupati, jika ada kepala sekolah yang masa kerjanya sudah purna, bisa mengangkat Guru Penggerak untuk menggantikannya karena Guru Penggerak telah kami persiapkan dengan segala kompetensinya untuk mendukung peningkatan mutu di satuan pendidikan,” ujar Direktur Pendidikan Profesi Guru, Temu Ismail, dalam kunjungan kerja ke Kabupaten Batu Bara, Provinsi Sumatra Utara (Sumut), pada Senin (22/5/2023), melansir dari laman kemdikbud (22/5).

Antusiasme Guru Penggerak mewarnai kunjungan kerja ini dengan membagikan berbagai pengalaman mereka dalam menjalankan konsep pembelajaran yang “berbeda” dari sebelumnya. Di antara para Guru Penggerak, terdapat perwakilan Guru Penggerak angkatan 3 yang bersemangat menceritakan inovasinya.
Mereka adalah Juni Hariyanto dan Lili Gusni. Bahkan, berkat kreativitas mereka membuat bahan ajar yang menarik untuk mendukung proses pembelajaran di kelas, keduanya berhasil mendapat penghargaan dari Kemendikbudristek. Berikut praktik baik mereka.

Juni Hariyanto mengembangkan ide kreatifnya membuat bahan ajar yang dinamai “Buku Misteri” berhasil menjadikan ia satu-satunya perwakilan dari Sumut yang meraih juara kedua dalam ajang Guru Berprestasi dan Inovatif di tingkat nasional pada tahun 2020. Tantangan pembelajaran selama pandemi yang mengharuskan peserta didik belajar di rumah, mendorong Juni untuk menggagas terobosan yakni membuat rangkuman materi pembelajaran yang melibatkan siswa dan orang tua.

Buku rangkuman ini ketika dibuka akan memunculkan bidang bangun tiga dimensi di setiap lembarnya sehingga ketika siswa mempresentasikan rangkuman materi pembelajaran tertentu maka guru maupun siswa lain yang menyaksikan lebih mudah memahami materi. Juni mengklaim bahwa ide ini berhasil menarik minat peserta didik dalam belajar.

“Sebab, judulnya saja memancing anak untuk tahu isinya dan ada unsur kejutan dari siswa yang membuatnya. Saat buku dibuka, ada bidang yang menarik untuk dilihat yang membantu anak untuk memahami materi pembelajaran. Selain itu, proses pembuatannya juga melibatkan orang tua,” sebut Juni menuturkan dampak positif dari model pembelajaran yang diterapkannya. Tak hanya itu di sekolah Juni saja, gagasan alat ajarnya ini, turut memancing kreativitas guru lain untuk mengamati, membuat, dan memodifikasi bahan ajar menarik lainnya.

Diakui Juni, banyak orang tua yang berpendapat bahwa pendidikan adalah tanggung jawab sekolah. Padahal proses mendidik harus berjalan secara konsisten berkesinambungan termasuk di rumah. Dengan tugas yang ia berikan, secara tidak langsung mengajak orang tua untuk mengambil bagian dari proses belajar anak-anaknya.

Juni sudah setahun menjabat sebagai kepala sekolah di UPTD SDN 03 Perkebunan Cipare-pare, Kecamatan Sei Suka, Kabupaten Batu Bara. “Motivasi terbesar saya adalah mengembangkan praktik baik yang sudah saya dapatkan selama mengikuti PGP terhadap sekolah yang saya pimpin saat ini,” ungkapnya. Tidak butuh waktu lama baginya untuk menjabat sebagai kepala sekolah karena sebagai guru ia telah membuktikan integritas dan kreativitasnya dalam memberikan layanan pendidikan yang terbaik bagi siswa.

Praktik baik yang digagas guru, secara nyata mengimbas pada guru lain. Rekan Juni yaitu Lili Gusni, yang juga alumni Guru Penggerak Angkatan 3 yang mengajar di UPTD SDN 28 Indrapura, terdorong untuk membuat inovasi yang diberi nama “Botol Pintar”. Media ajar ini pembuatannya mudah dengan memanfaatkan barang bekas di lingkungan sekitar.

Lili menggunakan botol air mineral bekas yang berbahan dasar plastik untuk dihias ulang sehingga lebih menarik. Alat ajarnya ini diapresiasi langsung oleh Menteri Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Mendikbudristek), Nadiem Anwar Makrim, pada puncak Hari Guru Nasional tahun 2022 dalam sebuah ajang penghargaan bagi Guru Inovatif dan Inspiratif.

Sebelum memulai pembelajaran, Lili berkreasi dengan botol plastik tersebut, memotongnya sebagian hingga menyerupai gelas lalu menyusunnya sejajar dan diisi dengan lembar pertanyaan seputar materi yang ia akan ajarkan. Saat pelajaran dimulai, Lili terlebih dulu menerangkan materi kepada siswa. Setelah selesai, siswa mengambil kertas pertanyaan pada salah satu botol. Siswa yang mampu menjawab pertanyaan dengan benar, dapat mengambil kertas dalam botol “Reward” dan siswa yang tidak bisa menjawab pertanyaan dengan benar akan mengambil botol “Punishment”.

“Untuk reward anak-anak kita sediakan bingkisan berisi makan ringan yang mereka sukai. Sedangkan untuk punishment kami suruh mereka menyebutkan nama-nama presiden, bernyanyi, maupun kegiatan lain yang sifatnya mendidik dan menyenangkan siswa,” jelas Lili yang menggunakan teknik pembelajaran tersebut guna meningkatkan ketertarikan siswa terhadap literasi.

“Sesederhana itu media yang saya buat dan saya ambil bahannya yang ramah lingkungan dari sekitar saya, namun bisa meningkatkan antusiasme anak-anak belajar,” imbuh guru yang lulus seleksi Apartur Sipil Negara Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (ASN PPPK) tahap 2, serta punya hobi membaca dan menulis ini.

Lili mengaku, banyak sekali hal positif yang didapat dari PGP. Ia mendapat masukan tentang pola pikir yang ideal bagi seorang guru, saling bertukar ide membuat bahan ajar, terbukanya wawasan untuk menggali sumber belajar dari manapun bahkan dari siswa itu sendiri. “Sering kali di kelas, saya berdiskusi dengan dengan anak-anak untuk menentukan materi pembelajaran yang menarik. Lalu, kita tentukan dan siapkan sarana belajar yang sesuai dan dapat kita terapkan,” jelasnya seraya menyebut bahwa dukungan dari kepala sekolah dan pemda dinas pendidikan turut menyukseskan capaian pembelajaran.

Hingga saat ini, di UPTD SDN 28 Indrapura terdapat dua orang Guru Penggerak. Lili berharap ke depan, makin banyak alumni Guru Penggerak diangkat menjadi kepala sekolah. Pada kesempatan ini, ia juga mengajak para guru untuk terus mengembangkan kompetensi melalui berbagai cara. “Sebagus apapun program jika gurunya sendiri tidak ada keinginan untuk bergerak maju, maka program tersebut tidak akan berhasil. Sesama guru juga harus saling mendukung,” tekannya.(put/NN)

Tags: Guru Penggerak
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.hms
Headline

Gorontalo Terus Bersiap Sambut Penas Petani dan Nelayan ke XVII

18 April 2026
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.ist
Headline

Penerbitan IPR Dengilo Masuk Tahap Akhir, Pemda Pohuwato Diminta Percepat PKKPR 

18 April 2026
f.hms
Headline

Pemprov Gorontalo- Kodam XIII/Merdeka, Sepakat Sukseskan Program Presiden Prabowo di Gorontalo

16 April 2026
Next Post

Dukung Penguatan Pendidikan Vokasi, Kampus Mengajar Kini Sasar SMK

Kunjungan perdana Penjagub Gorontalo, Ismail Pakaya ke Boalemo disambut prosesi adat Mopotilolo oleh Pemkab Boalemo.(f.eca-NN)

Berkunjung ke Boalemo, Penjagub Ismail Pakaya Disambut Prosesi Adat Mopotilolo

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Pembelajaran yang Inovatif Para Guru Penggerak Dapatkan Apresiasi Kemendikbudristek

3 tahun ago
f.ist

Korban Penikaman di Gorontalo jadi Tersangka, Kuasa Hukum Soroti Dugaan Kriminalisasi Pembelaan Diri

6 hari ago
Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.ist

Penerbitan IPR Dengilo Masuk Tahap Akhir, Pemda Pohuwato Diminta Percepat PKKPR 

2 hari ago
f.ist

Mudik Nataru, Pemerintah Beri Diskon 13 Persen Tiket Pesawat

4 bulan ago
f.hms

Fadel-Gusnar Bahas Sejumlah Agenda Strategis

4 bulan ago

Diterima Seluruh Fraksi, DPRD Gorontalo Utara Bahas LKPJ Bupati Tahun Anggaran 2025

3 minggu ago
Suasana di perbatasan Bone Bolango-Bolsel.(f.jian/NN)

Malam Nanti Perbatasan Gorontalo – Sulut Ditutup

5 tahun ago
Kadisnaker ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Wardoyo Mansur Pongoliu

Izin Tambang Rakyat (IPR) Koperasi Cahaya Sinergi Dengilo Segera Terbit

3 minggu ago
Dirreskrimsus Polda Gorontalo Maruly Pardede.

Usai Praperadilan Ditolak, ZH Terancam Dijemput Paksa Polisi

5 hari ago

Terbaru

f.hms
Headline

Gorontalo Terus Bersiap Sambut Penas Petani dan Nelayan ke XVII

by NN Indonesia
18 April 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Pemerintah Provinsi Gorontalo bersama Kementrian Pertanian terus meningkatkan kesiapan menyambut peserta Pekan Nasional (PENAS)...

Gubernur Gorontalo Gusnar Ismail-f.ist

Penerbitan IPR Dengilo Masuk Tahap Akhir, Pemda Pohuwato Diminta Percepat PKKPR 

18 April 2026
Pertemuan manajemen BJA Group dengan Bupati Pohuwato yang dihadiri oleh pejabat BPN Kabupaten Pohuwato.

BJA Group Komitmen Jalankan Kewajiban kepada Masyarakat Sesuai Aturan yang Berlaku

17 April 2026
f.hms

Pemprov Gorontalo- Kodam XIII/Merdeka, Sepakat Sukseskan Program Presiden Prabowo di Gorontalo

16 April 2026
f.hms

Bapenda Dorong Optimalisasi PAD dalam Presentasi RKAB PT PETS

16 April 2026
f.hms

Pemkab Bone Bolango dan Kejati Gorontalo Perkuat Edukasi Hukum Lewat Program Jaksa Masuk Sekolah

16 April 2026
f.hms

Gusnar Ismail Support FORKI Cetak Atlit Berprestasi

16 April 2026
Ilustrasi Pangkalan LPG

Pertamina Patra Niaga Regional Sulawesi Tegaskan Informasi Pendaftaran Pangkalan LPG Berbayar adalah Hoax

15 April 2026
f.hms

Realisasi Fisik dan Keuangan Maret 2026 Lampaui Target

15 April 2026
f.helmi

Kasus Dugaan Korupsi Dana Hibah Bawaslu Kotamobagu, Kejaksaan Tunggu Hasil audit

15 April 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.