
POHUWATO-NN- Upaya memperkuat kolaborasi dalam penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan terus dilakukan Pemerintah Kabupaten Pohuwato bersama Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) Kabupaten Pohuwato.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui penandatanganan Kesepakatan Bersama yang dilaksanakan di halaman Kantor Baznas Pohuwato, Kamis (23/07/2026).
Kesepakatan Bersama tentang sinergi penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan ditandatangani oleh Sekretaris Daerah, Iskandar Datau, S.Sos., M.Si., bersama Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato, M. Ruzali D. Hunowu, S.S., M.M.
Pada kesempatan yang sama, turut dilaksanakan penandatanganan Perjanjian Kerja Sama (PKS) tentang sinergi penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan di wilayah Kabupaten Pohuwato.
Dokumen tersebut ditandatangani oleh Ketua Baznas Kabupaten Pohuwato, M. Ruzali D. Hunowu, S.S., M.M., bersama Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Pohuwato, Drs. Abdulmutalib Dunggio, serta disaksikan Sekretaris Daerah Iskandar Datau didampingi Asisten Administrasi Umum, Achmad Djuuna.
Dalam kesempatannya Sekda menegaskan bahwa, Pemkab Pohuwato mengapresiasi inisiatif Baznas Kabupaten Pohuwato dalam membangun sinergi bersama pemerintah daerah, khususnya pada bidang penanggulangan bencana dan penyaluran bantuan kemanusiaan kepada masyarakat yang membutuhkan.
Menurutnya, kolaborasi tersebut merupakan langkah strategis untuk memperkuat koordinasi sekaligus mempercepat respons terhadap berbagai kondisi kedaruratan di daerah.
Melalui sinergi antara Baznas dan BPBD kata Iskandar, bantuan kemanusiaan diharapkan dapat disalurkan secara lebih cepat, tepat sasaran, dan memberikan manfaat maksimal bagi masyarakat terdampak bencana.
“Penanganan bencana bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah semata, tetapi membutuhkan kolaborasi seluruh elemen, termasuk Baznas sebagai lembaga yang memiliki peran besar dalam pengelolaan dana zakat, infak, dan sedekah. Kami berharap kerja sama ini menjadi fondasi yang kuat dalam menghadirkan pelayanan kemanusiaan yang lebih efektif dan terintegrasi,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Iskandar mengajak seluruh perangkat daerah, lembaga, dan masyarakat untuk terus memperkuat semangat gotong royong serta kepedulian sosial sebagai modal utama dalam menghadapi berbagai potensi bencana di Kabupaten Pohuwato.
“Kami berharap kesepakatan ini tidak berhenti pada penandatanganan dokumen semata, tetapi benar-benar diwujudkan dalam aksi nyata di lapangan. Dengan kebersamaan dan kepedulian semua pihak, insyaallah setiap masyarakat yang tertimpa musibah akan mendapatkan penanganan dan bantuan secara cepat, tepat, serta manusiawi,” tutup Sekda.Rls
















