
NEWSNESIA.ID, GORUT – Anggota DPRD Gorontalo Utara (Gorut) Gustam Ismail mengatakan, persoalan sampah di Gorontalo Utara seolah menjadi masalah klasik. Hal ini harus mendapat perhatian serius dari dinas terkait. Sebab pencemaran lingkungan akibat tumpukan sampah, dampaknya sangat luas.
Semua elemen masyarakat dapat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan sampah. Meskipun anggaran daerah minim, dan tentu ini sangat menjadi persoalan yang harus dicarikan solusi oleh pengambil kebijakan.
Disisi lain, ada begitu banyak program yang harus dilaksanakan, sehingga harus dilihat mana yang mendesak untuk segera dilaksanakan, dan mana yang masih dapat bijaksanai.
Namun demikian, bukan berarti persoalan pengelolaan sampah tidak mendesak, justru persoalan ini ketika tidak segera ditangani dengan baik, tentunya akan menjadi bom waktu ke depan.
“Bukan sedikit jumlah sampah setiap hari, baik itu sampah rumah tangga dan lainnya. Dan terinformasi jumlah yang tertangani hanya sebagian kecil saja,” jelas Gustam, Selasa (3/5/2023).
Hal tersebut kata Gustam, menandakan bahwa masih banyak sampah yang tidak tertangani dan itu yang terdapat di berbagai areal, mulai dari tanah kosong, sungai, selokan dan lainnya.
Jika ini tidak segera mendapatkan penanganan, tentu akan ada tumpukan sampah dimana-mana, dan nantinya Dinas Lingkungan Hidup yang menjadi sasaran, padahal itu merupakan tanggungjawab kita semua.
Sambil tentunya pihak DLH melakukan upaya-upaya yang terstruktur dan terukur, agar daerah ini tidak menjadi tumpukan sampah.
“Oleh karena itu, persoalan ini harus kita carikan solusi yang diambil untuk dilaksanakan dalam rangka mengantisipasi sampah yang belum terkelola tersebut,” tandasnya. (Rol)




















