
newsnesia.id, GORUT- Bupati Gorontalo Utara Thariq Modanggu merespon cepat adanya protes nama-nama yang lulus dalam rekruitmen PPPK Paruh Waktu.
Rabu (17/9/2025) Thariq Modanggu langsung memanggil Sekda Suleman Lakoro, Kepala BKPP Gorut dan Sekertaris BKPP mempertanyakan proses pendataan dan pengusulan data PPPK Paruh Waktu.
Nampak dalam pertemuan itu Bupati Thariq Modanggu geram, karena terindikasi ada kelalaian dalam proses administrasi.
“Ternyata ada kelalaian dalam proses administrasi pendataan PPPK yang dilakukan oleh BKPP sehingga berakibat banyak yang memprotes pengumuman tersebut, termasuk adanya PPPK yang aktif bekerja tidak muncul namanya sementara yang sudah tidak aktif justru ada namanya di pengumuman,” tulis Thariq Modanggu dalam unggahan media sosial FB resmi pribadinya dalam Bupati Melapor -46.
Dalam pertemuan ada tiga hal penting diinstruksikan Bupati Thariq Modanggi kepada Sekda dan BKPP Gorut.
- Telusuri nama-nama yang diumumkan berdasarkan data-data benar (sambil kita mengumpulkan nama-nama yang tercecer).
-
Pimpinan OPD hingga Camat dan Bagian diminta menyiapkan data dukung yaitu bukti kehadiran dan SK serta SPTJM (Surat Pertanggungjawaban Mutlak) untuk memastikan bahwa nama2 yang diajukan ke BKPP benar adanya.
-
Pemda akan mengajukan Usul Perbaikan Data PPPK ke Menpan dan BKN.
Sebelumnya Thariq Modanggu mebdapat laporan dan juga informasi dari Ketua Fraksi Golkar Hamzah Djibran terkait polemik pengumuman PPPK Paruh Waktu.
“Hari pertama pengumuman PPPK Paruh waktu, saya menerima pesan singkat dari Ketua Fraksi Golkar Gorontalo Utara, Hamzah Sidik. Intinya beliau meneruskan keluhan bahkan protes dari beberapa kalangan terkait pengumuman tersebut,” tambahnya.(NN)



















