
NEWSNESIA.ID GORUT – Salah satu kecamatan yang berada di Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) yakni Kecamatan Ponelo Kepulauan (Ponkep) yang dari sisi pelayanan juga infrastruktur pembangunan, kecamatan ini yang sangat tertinggal.
Hal tersebut sebagaimana disampaikan anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Gorontalo Utara (Gorut), Gustam Ismail pada saat rapat Paripurna Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Platfon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) belum lama ini.
Dimana, kata Gustam, masyarakat Ponkep sampai hari ini belum menikmati bagaimana berjalan di jalan sebagaimana yang dinikmati masyarakat yang ada di 10 kecamatan lainnya.
“Rata-rata seluruh kecamatan itu sudah ada poros jalan utama. Bahkan di lorong-lorong dusun pun sudah ada jalan,” ungkapnya.
Ia mengatakan, pembangunan jalan Ponelo di tahun 2021 sempat dikerjakan tapi putus kontrak. Sehingga tidak bisa dilanjutkan.
“Kemudian kita ajukan kembali di tahun 2022, akan tetapi tidak ada anggaran lanjutan jalan Ponelo Kepulauan,” katanya.
Pada tahun 2023 nanti, di bawah pemerintahan Bupati Gorut, Thariq Modanggu yang juga sebagai tokoh pejuang, Ia berharap, untuk lanjutan pembangunan jalan Ponelo di prioritaskan dan di anggarkan.
“Jangan sampai tidak jadi lagi. Karena kami sudah mendengar bahwa untuk jalan Ponelo tidak disebut-sebut,” tegasnya.
Ia mengaku khawatir, lanjutan pembangunan jalan Ponelo tidak masuk KUA-PPAS, terutama Bappeda dan TAPD.
“Jadi kami mengingatkan lagi saat ini bahwa tidak ada pelebaran dan landasan untuk anggaran pembangunan jalan Ponelo Kepulauan. Harus masuk dan lanjut,” tandasnya. (Rol)




















