
POHUWATO-NN- Bupati Pohuwato, Saipul Mbuinga menyampaikan bahwa, di tahun awal nanti, pemerintahan SIAP akan fokus pada program prioritas.
Hal tersebut disampaikan Bupati Saipul saat menghadiri rapat Paripurna ke-52 tentang pembicaraan tingkat I, penyampaian nota pengantar Perubahan Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (P-APBD) Tahun Anggaran 2025, Kamis (14/08/2025).
Rapat paripurna dipimpin Ketua DPRD, Beni Nento didampingi Wakil Ketua, Hamdi Alamri, Derlpan Yanjo, sejumlah Anggota DPRD, Forkopimda Pohuwato, Sekda Iskandar Datau, para asisten, staf ahli bupati, pimpinan OPD.
Dikatakan Bupati Saipul, dalam rangka sinkronisasi program dan kebijakan, telah diadakan kesepakatan bersama antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dengan DPRD yang diformulasikan dalam kebijakan umum anggaran (KUA) Perubahan APBD.
Selain itu juga prioritas dan plafon anggaran sementara (PPAS) Perubahan APBD tahun anggaran 2025 sebagai landasan penyusunan rancangan peraturan daerah tentang Perubahan APBD tahun anggaran 2025.
“Dengan demikian bahwa, tahun 2025 merupakan tahun awal pemerintahan kami, yang dikenal dengan Pemerintahan SIAP, dimana prioritas-prioritas program yang harus dilaksanakan telah dirumuskan dalam dokumen RKPD Perubahan tahun 2025. dengan kondisi fiskal rendah, yang telah mengalami beberapa kali efisiensi, maka kami belum bisa memenuhi secara maksimal apa yang menjadi program unggulan kami,” ucapnya.
Selanjutnya kata Bupati Saipul Mbuinga, tahun ini kami bersama lembaga DPRD hanya mengupayakan bagaimana pengelolaan pemerintahan dan pelayanan publik tetap berjalan, kemudian pelayanan dasar seperti kesehatan dan pendidikan berjalan baik,
sehingga pada RAPBD Perubahan tahun 2025 ini, pemerintah daerah menargetkan perkembangan sosial dan ekonomi makro.
“Kemiskinan, dari 17,11 persen pada tahun 2024 menjadi 17 persen tahun 2025, pengangguran, dari 3,12 persen pada tahun 2024 turun ke 3 persen tahun 2025, pertumbuhan ekonomi, dari 4,03 persen pada tahun 2024 menjadi 4,5 persen tahun 2025 dan, indek pembangunan manusia dari 70,19 persen pada tahun 2024 naik menjadi 70,5 persen tahun 2025 ini,” imbuhnya.(Mus)
























