
newsnesia.id, GORONTALO – Forum Muslimah Madani sukses menggelar Kajian Ramadhan Ilmiah Muslimah dengan tema Mindfulness in Ramadhan pada Sabtu, 22 Februari 2025. Acara yang berlangsung di Aula Gedung B Kampus Universitas Pohuwato ini dihadiri oleh 101 peserta.
Dalam kajian ini, dua pemateri utama dihadirkan. Halisma Amili, MH, seorang dosen Fakultas Hukum sekaligus aktivis pengembangan generasi muda, menjelaskan korelasi antara mindfulness dan bulan Ramadhan berdasarkan QS. Al-Baqarah ayat 183.
Ia juga mengajak peserta untuk melafalkan ayat tersebut sebagai bentuk refleksi diri.
“Orang yang beriman dan bertakwa pasti akan merasakan ketenangan, dan ketenangan itu sangat berkaitan dengan kondisi mental,” ujarnya.
Sementara itu, Karsum Pakaya, SH, yang merupakan Kepala Sekolah PAUD Umanaah dan aktivis pengembangan generasi muda, memberikan wawasan tentang pentingnya niat dalam bersedekah sebagai bentuk mindfulness di bulan Ramadhan.
“Bersedekah perlu diawali dengan niat yang ikhlas, meyakini keutamaannya, serta adanya cinta dalam berbagi untuk sesama dan keluarga,” jelasnya.
Hadir dalam kegiatan ini, Dekan Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan Universitas Pohuwato, Dr. Dra. Hj. Rusni Djafar, M.PA, yang mengapresiasi pelaksanaan kajian ini.
“Kegiatan seperti ini sangat jarang dilakukan menjelang Ramadhan. Padahal, kesiapan mental dan spiritual sangat penting dalam menyambut bulan suci,” ungkapnya.
Ia juga berharap agar kajian serupa dapat terus diadakan, tidak hanya menjelang Ramadhan, tetapi juga di bulan-bulan lainnya.
Ketua Forum Muslimah Madani, Lanovia Taue, S.Ars, turut menyampaikan harapannya agar kegiatan ini dapat memberikan manfaat bagi seluruh peserta.
“Semoga kajian ini membentuk karakter Muslimah yang lebih mindful dalam menyambut dan menjalani ibadah Ramadhan hingga selesai,” katanya.
Selama kegiatan berlangsung, para peserta juga secara bersama-sama melafalkan QS. Al-Qadr ayat 1-5, menambah kekhusyukan dan kebersamaan dalam acara ini.
Dengan terselenggaranya kajian ini, diharapkan para peserta dapat semakin memahami makna mindfulness dalam menjalani ibadah di bulan suci serta menerapkannya dalam kehidupan sehari-hari.(rls)
























