
NEWSNESIA.ID, BOALEMO – Menekan dampak gizi buruk atau stunting terus diseriusi Pemerintah Kabupaten Boalemo. Melalui Bapppeda Boalemo kini menggelar rapat reviu kinerja tahunan aksi konfergensi penanganan dan pencegahan stunting (Aksi 8) tingkat Kabupaten Boalemo tahun 2021, Rabu (19/1/2022).
Rapat dilangsungkan di Hotel Grand Amalia ini dibuka langsung Bupati Boalemo, Ir. Anas Jusuf, MSi dengan mengundang Kepala BKKBN Perwakilan Provinsi Gorontalo, Hartati Suleman serta dihadiri Sekretaris Bapppeda Boalemo, Uul Sri Ulan Ningsih bersama sejumlah pimpinan OPD lainnya.
Dalam arahannya, Bupati Anas Jusuf menyampaikan, stunting menjadi perhatian pemerintah pusat. Bahkan Presiden RI, Jokowi membuat Perpres khusus penanganan stunting. Mengingat sejauh ini stunting menjadi salah satu permasalahan dihadapi dalam pembangunan sumber daya manusia di Indonesia.
“Semua program tentunya diarahkan agar bagaimana menurunkan stunting. Untuk itu, bagi OPD terkait diwajibkan punya program yang satu visi menurunkan angka stunting di tingkat desa sebagai lokus di Kabupaten Boalemo,” terang Bupati Anas Jusuf seraya menekankan keseriusan jajaran OPD teknis dalam implementasi program dimaksud.(nrt/nn)























