
NEWSNESIA.ID – Sebulan terakhir ini, masyarakat masih terus dibuat heboh dan penasaran terkait kasus polisi tembak polisi yang menewaskan Brigadir J.
Menanggapi ramainya pembahasan itu. Kapolsek Tapa, Polres Bone Bolango, Iptu Atmal Fauzi memberikan beberapa pesan seputar kejadian naas yang membuat citra institusinya itu tercoreng.
Kata Iptu Atmal, sebagai bawahan ia merasa sangat bangga atas sikap Kapolri dan sederet pimpinan Polri telah terbuka atas kasus itu kepada masyarakat luas.
“Ketika kita melihat fenomena ini tentu ada hal yang harus diungkap secara jelas sebagaimana yang sudah terbuka disampaikan oleh bapak Kapolri sesuai harapan presiden dan masyarakat,” ungkap Iptu Atmal ke Newsnesia.id, Sabtu (13/8/2022).
Sementara melihatnya dari kacamata agama, Iptu Atmal menegaskan perisitiwa ini sangat tidak dibenarkan dalam islam.
“Apalagi korban saat ini jika benar ia sosok yang dianggap tidak bersalah sehingga harus ditembak maka itu adalah perbuatan dosa,” kata Polisi yang akrab disapa Ustadz Atmal oleh masyarakat itu.
Bahkan menurut da’i Polri itu, bukan hanya Islam, semua agama bila membunuh seseorang yang tidak bersalah merupakan dosa.
“Saya kira bukan hanya islam saja tapi semua agama mengecam perihal ini, karena kekejaman yang dilakukan oleh oknum yang mencederai nama corp Polri, dimana Polri ini adalah institusi yang sangat dicintai selama ini,” tutur Ketua Team da’i Polri se-Indonesia itu.
Terakhir Iptu Atmal mendoakan semoga segenap keluarga korban, Brigadir J diberikan ketabahan.
“Serta beliau kadiv propam non aktif (FS) diberi kekuatan dalam menghadapi cobaan ini,” tutupnya.




















