
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Buntut dari insiden mengamuknya salah satu anggota Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Pohuwato dari Fraksi Gerindra kemarin, Ketua DPRD, Nasir Giasi mengungkapkan bahwa, kondisi itu tidak mempengaruhi terhadap harmonisasi kedua partai di parlemen.
Hal tersebut disampaikan Nasir Giasi saat diwawancarai awak media usai menghadiri kegiatan apel besar Gerakan Pramuka. Menurutnya, ini hanya perilaku dari orang perorang, dan bukan antara partai dengan partai.
“Kan ini perilaku dari orang perorang, bukan partai dengan partai, dan saya sudah biasa. Sayapun menenangkan yang bersangkutan karena pertimbangannya ada pak bupati di dalam. Saya cuma minta kita menghargai pak bupati,” kata Ketua DPRD, Ahad (14/08/2022).
“Kalaupun ada aspirasi tidak usah teriak-teriak, tolong disampaikan dengan cara yang santun. Saya pikir juga partai Gerindra sudah ambil andil untuk mengingat yang bersangkutan,” ujarnya menambahkan.
Selanjutnya, saat ditanya sikapnya sebagai ketua dewan, Nasir menyampaikan bahwa, dirinya akan mengundang anggotanya tersebut secara khusus.
Menurutnya, itu tidak menjadi masalah serius sebab, diketahui bahwa yang bersangkutan pada saat itu memang sedang tersulut emosi.
“Sebagai pimpinan, beliau adalah anggota saya di DPRD yang kemudian pada saat itu beliau lagi naik emosinya sehingga saya menenangkan, tapi ini diartikan lain. Bagi saya itu tidak masalah, sebagai pimpinan saya menerima itu. Insyaa Allah saya sebagai pimpinan akan mengundang beliau secara khusus untuk kemudian memberi penjelasan bagaimana kita sebagai anggota dewan dihadapan publik,” tandasnya.(mus)




















