
newsnesia.id – Hasil Chef de Mission (CdM) Meeting Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVII dan Pekan Paralimpik Pelajar Nasional (PEPARPENAS) XI Tahun 2025 menunjukkan bahwa sebagian besar pemerintah daerah akan menempuh skema pembiayaan kolaboratif dalam pemberangkatan kontingen masing-masing.
Skema ini menggabungkan dukungan dari pemerintah daerah, pengurus provinsi cabang olahraga (Pengprov), pihak swasta, serta sponsor, untuk memastikan partisipasi daerah tetap berjalan meskipun terjadi penyesuaian dan efisiensi anggaran di sejumlah daerah.
Hal tersebut disampaikan oleh Sekretaris Umum Badan Pembina Olahraga Pelajar Seluruh Indonesia (BAPOPSI) Provinsi Gorontalo, Mohammad Zain Mooduto, usai mengikuti CdM Meeting yang digelar oleh Kementerian Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Kemenpora RI) di Jakarta.
“Sebagian besar daerah mengakui bahwa dukungan APBD terbatas, sehingga kolaborasi lintas sektor menjadi solusi realistis agar para atlet pelajar tetap dapat tampil di POPNAS dan PEPARPENAS. Pemerintah, Pengprov, dan sponsor swasta diharapkan bersinergi untuk keberangkatan kontingen,” ujar Zain Mooduto, Jumat (24/10/2025).
Ia juga menyampaikan rasa syukur atas dukungan pemerintah pusat.
“Alhamdulillah, seluruh peserta CdM Meeting yang terdiri dari Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga se-Indonesia, pengurus BAPOPSI, dan Ketua NPC Provinsi mendapat fasilitasi penuh dari Kemenpora RI. Ini merupakan bentuk perhatian dan dukungan nyata pemerintah pusat terhadap suksesnya penyelenggaraan POPNAS dan PEPARPENAS,” ungkapnya.
Senada dengan itu, Ketua NPC Provinsi Gorontalo, Yusril Adam, turut menyampaikan apresiasi atas pembiayaan penuh dari Kemenpora RI.
“Kami merasa sangat terbantu dengan pembiayaan penuh dari Kemenpora RI. Ini menunjukkan komitmen kuat pemerintah pusat terhadap kesetaraan dan partisipasi atlet disabilitas dalam ajang nasional seperti PEPARPENAS. Kami siap berkolaborasi dengan Dispora dan seluruh pihak untuk menyiapkan atlet terbaik dari Gorontalo,” ujarnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, yang juga selaku Ketua BAPOPSI Provinsi Gorontalo, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya CdM Meeting serta komitmen Kemenpora dalam mendorong sinergi daerah. Ia menjelaskan bahwa hasil yang paling ditunggu oleh seluruh daerah adalah kepastian dukungan pembiayaan kegiatan.
“Alhamdulillah, seluruh akomodasi, konsumsi, dan transportasi selama kegiatan POPNAS dan PEPARPENAS 2025 akan ditanggung sepenuhnya oleh Kemenpora RI melalui BAPOPSI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selaku tuan rumah. Namun perlu diingat, panitia hanya menanggung kontingen yang terdaftar pada sistem IT dan sesuai dengan kuota yang telah ditentukan,” jelas Kadispora.
Lebih lanjut, ia menyampaikan terima kasih atas dukungan besar dari Kemenpora RI dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada Kemenpora RI melalui BAPOPSI yang telah menanggung akomodasi dan konsumsi seluruh atlet, pelatih, dan ofisial, serta kepada Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang menyiapkan fasilitas transportasi bagi seluruh kontingen. Dukungan ini sangat berarti untuk memastikan kesiapan dan kelancaran seluruh tahapan kegiatan nasional tersebut,” ujar Kadispora.
Kadispora menambahkan bahwa partisipasi Gorontalo dalam dua ajang nasional ini merupakan wujud nyata komitmen Pemerintah Provinsi Gorontalo untuk mendorong kemajuan olahraga pelajar dan olahraga disabilitas, sejalan dengan semangat peningkatan Indeks Pembangunan Pemuda (IPP) dan Indeks Pembangunan Olahraga (IPO) di daerah. (Ns)























