
NEWSNESIA.ID, POHUWATO – Pemerintah Daerah (Pemda) Kabupaten Pohuwato berkomitmen untuk terus mendukung Program Sekolah Penggerak (PSP).
Pernyataan itu disampaikan Wakil Bupati Pohuwato, Suharsi Igirisa saat membuka langsung pelatihan In House Training (IHT) tahap ke II bagi 65 peserta yang terdiri dari kepala sekolah dan guru sekolah penggerak, Senin (27/06/2022).
Karena menurut Wabup, program sekolah penggerak adalah upaya untuk mewujudkan visi pendidikan Indonesia dalam mewujudkan Indonesia mutu yang berdaulat, mandiri dan kepribadian melalui terciptanya pelajar pancasila.
Disamping itu PSP ini berfokus pada pengembangan hasil belajar siswa secara holistik yang mencakup kompetensi (literasi dan numerasi) dan karakter, diawali dengan SDM yang unggul (kepala sekolah dan guru).
Karena sebelumnya juga sudah ada penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) antara Pemerintah Kabupaten Pohuwato dengan Kemendikbudristek RI.
“Pemda akan terus bersinergi dengan Kemendikbudristek melalui peningkatan layanan, akses dan pengembangan inovasi pendidikan, termasuk mendukung seluruh kegiatan PSP, sehingga nanti sekolah bapak ibu akan menjadi pionir dalam peningkatan pendidikan di Kabupaten Pohuwato,” ujar Wabub Suharsi.
“Semoga niat dan kerja kita selalu bernilai ibadah dan pendidikan di Kabupaten Pohuwato selalu dapat di tingkatkan seiring dengan tuntutan global dan kebutuhan serta harapan masyarakat kita menuju Pohuwato yang Sehat Maju dan Sejahtera”, imbuhnya.
Pelatihan yang digelar di Hotel Golden Sri, Marisa itu juga turut dihadiri Ketua DPRD Pohuwato, Nasir Giasi, Kepala Dinas Pendidikan Pohuwato, Ikbar AT Salam, Kepala Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo, Kooordinator Pengawas Kabupaten, Trisnawati Utiarahman, Komite Pembelajaran tahap 2 serta Pokja Pohuwato PMO Dinas Pendidikan Kabupaten Pohuwato.(adv/mus)






















