
GORONTALO-NN – Pani Gold Project (PGP) memberikan pelatihan bagi 35 karyawan lokal. Pelatihan dalam bentuk pembinaan mental dan fisik (Bintalsik) ini dimaksudkan untuk membentuk peserta agar menjadi pribadi yang kuat baik secara fisik maupun mental.
Kegiatan pelatihan ini merupakan bentuk komitmen Pani Gold Project dalam meningkatkan kompetensi dan kualitas SDM di Pohuwato agar mereka bisa bersaing dengan karyawan/calon karyawan dari daerah lain.
Hal ini sebagaimana disampaikan oleh External Affairs Manager Pani Gold Project Mahesha, Lugiana belum belum lama ini. Ia menuturkan, dilaksanakannya pelatihan ini berkaitan dengan tugas dan tanggung jawabnya nanti sebagai operator kendaraan tambang dan teknisi.
“Pelatihan ini dimaksudkan agar para peserta lebih sigap dan siap secara mental dan fisik dalam mengemban tugas. Kami berharap mereka tidak cengeng dan lebih disiplin dalam bekerja,” kata Mahesha, Senin (08/07/2024).
Terpisah , Human Resource Manager Pani Gold Project Adi Firdaus menuturkan, peserta yang mengikuti bimtek itu meliputi, 15 pengemudi kendaraan kecil (LV) yang akan ditingkatkan kemampuannya (upskill) menjadi operator man-haul, 19 teknisi dan 1 asisten pengisian bahar bakar menjadi operator truk BBM (fuel truck).
Kegiatan Bintalsik kata Adi, yang merupakan bagian dari Talent Development Program ini, diisi materi penguatan karakter, pengembangan personal, latihan fisik, latihan beladiri, psikologi lapangan dan lainnya. Materi Bintalsik disampaikan oleh instruktur dari Kodim 1313/Pohuwato.
“Pembinaan karakter ini penting untuk membangun sikap kerja positif, disiplin, etos kerja tinggi dan integritas dalam menjalankan tugas dan tanggung jawabnya,” ujarnya.
Adi menambahkan bahwa, program ini meliputi pengembangan dan penerapan keterampilan, kepemimpinan dan disiplin kepada peserta program.
“Pembentukan mental dan fisik yang optimal diperlukan agar mereka dapat menjalankan tugas dan tanggung jawab sebagai operator dan teknisi,” sambungnya.
Sementara itu, Kepala Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi Kabupaten Pohuwato Nizma Sanad mengajak seluruh peserta agar terus semangat dan menunjukkan kualitas mereka kepada perusahaan.
“Program ini tepat sasaran karena seluruh peserta adalah warga Kabupaten Pohuwato. Kami mengajak seluruh peserta untuk membagikan pengalaman mereka mengikuti pelatihan yang diselenggarakan oleh Pani Gold Project kepada keluarga dan tetangga sekitar,” pintanya.
Sebagai informasi, pelatihan ini menggabungkan dua buah kegiatan yakni, 40% kegiatan di dalam kelas dan 60% kegiatan di luar kelas. Kegiatan-kegiatan pelatihan dijalankan dengan menggunakan metode gabungan dimana para peserta mendapatkan kesempatan untuk berpartisipasi dalam: presentasi/penjelasan singkat oleh instruktur, diskusi/dan tanya-jawab, demonstrasi, penugasan-penugasan (kerja tim/individual), praktik di ruang kelas, dan praktik di lapangan.(mus/NN)





















