
NEWSNESIA.ID – Usulan anggaran untuk pelaksanaan Pemungutan Suara Ulang (PSU) Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) Kabupaten Gorontalo Utara Tahun 2024 mencapai Rp.12,8 Miliar.
Pemda Gorontalo Utara, hingga saat ini masih terus melakukan upaya verifikasi dan rasionalisasi anggaran untuk memenuhi kebutuhan anggaran pelaksanaan PSU.
Sekda Gorontalo Utara, Suleman Lakoro, mengatakan bahwa semua usulan dari pihak penyelenggara baru masuk, baik itu dari KPU dan Bawaslu, maupun dari unsur pengamanan yakni Polres Gorontalo Utara dan Kodim 1314 Gorontalo Utara.
“Insya Allah besok kita akan merasionalisasi, memverifikasi dan mereview. Nanti kita akan jadwalkan besok untuk kita rasionalisasi kita review, Istilahnya kita peras lagi sesuai dengan kemampuan keuangan,” ujar Sekda Suleman, saat ditemui di ruang kerjanya, Rabu (5/3/20225).
Nantinya kata Sekda, setelah di review dan disepakati bersama oleh Pemda dan masing-masing penyelenggara, nantinya akan dibuatkan berita acara persetujuan bersama yang akan dituangkan dalam NPHD (Naskah Perjanjian Hibah Daerah).
Namun jauh sebelum itu kata Sekda Suleman, kondisi yang ada masih akan dilaporkan ke Gubernur Gorontalo, mengingat kemampuan daerah hingga saat ini lanjut Sekda, baru sekitar 2,5 Miliar.
“Kemampuan kita sampai sekarang cuma 2,5 Miliar, sementara usulan itu kalau kita hitung-hitung ada 12,8 Miliar,” ungkap Sekda Suleman.
Kondisi itu lanjut Sekda Suleman lagi, sudah merasionalisasi APBD seperas-perasnya, namun yang diperoleh hanya Rp.2,5 Miliar, itupun kata Sekda, sudah menyasar ke BTT atau Biaya Tak Terduga.
“Waktunya juga masih 1 bulan, Insya Allah ini bisa kita koordinasikan terus, sementara ini pihak KPU dan Bawaslu masih menggunakan sisa anggaran yang ada di mereka,” terang Sekda Suleman. (Prin)




















