
NEWSNESIA.ID, GORONTALO – Pemerintah Kota Gorontalo akan menyusun persiapan pembelajaran tatap muka (PTM) dengan beberapa prosedur ketentuan yang akan difinalkan bersama seluruh stakeholder melalui rapat Forkopimda pasca lebaran idul Fitri 1442 H.
Hal ini sesuai dengan hasil rapat pembahasan rencana pembelajaran tatap muka (PBM) bersama dengan Forkopimda di Aula Kantor Walikota Gorontalo, Kamis (06/05/2021).
Menurut Walikota Gorontalo, Marten Taha, pembelajaran tatap muka agar sesegera mungkin bisa dipersiapkan secepatnya, mengingat proses tahun ajaran baru akan dimulai pada bulan Juli mendatang.
“Sebelumnya melali Dinas Pendidikan kita sudah lakukan penelitian dan servei yang ketat kepada seluruh stakeholder. baik itu orang tua siswa, siswa itu sendiri, guru-guru dan penaga pengajar. hasilnya menunjukkan 97% menginginkan PTM untuk segera dilakukan, ” ujar Walikota Marten.
Menindaklanjuti hal tersebut, Pemerintah Kota Gorontalo segera menginisiasikan rapat pembahasan rencana PTM bersama jajaran Forkopimda Kota Gorontalo.
” dari hasil rapat tadi, kita rumuskan ada 4 hal yang harus kita persiapkan sebelum melakukan PTM, ” ungkap Walikota Marten.
Hasil pembahasan tersebut merumuskan 4 persiapan yakni ;
1). Persiapan fisik sekolah dalam hal kebersihan lingkungan sekolah,
2). Seluruh Guru-guru, tenaga pengajar dan pengawas serta orang tua dari siswa itu sendiri harus sudah melakukan 2 kali vaksinasi,
3). Persiapan metode pembelajaran, diantaranya pengaturan jam masuk sekolah dan embukaan secara bergilir dan bertahap,
4). Persiapan pengawasan siswa ke sekolah dan dari sekolah.
” ini merupakan 4 hal penting yang harus dipersiapkan dari sekarang. Setelah lebaran, kita akan rapat bersama lagi untuk untuk membahas standar operasional prosedur (SOP) PTM bersama dengan Dinas Pendidikan Kota Gorontalo, ” tutup Walikota Marten.(adv/jian/NN)























