
NEWSNESIA.ID, GORUT- Badan Anggaran (Banggar) Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), akan melakukan rasionalisasi anggaran di setiap Organisasi Perangkat Daerah (OPD) untuk dipindahkan pada anggaran penanganan Covid yang sampai saat ini masih membutuhkan anggaran kurang lebih Rp 15 milyar.
Hal tersebut disampaikan oleh Wakil Ketua I, DPRD Kabupaten Gorut, Roni Imran saat dimintai keterangannya oleh sejumlah awak media, Senin (6/9/2021).
“Pastinya kita masih kekurangan anggaran kurang lebih Rp 15 milyar untuk penanganan Covid dan itu yang dibicarakan dalam pembahasan awal Kebijakan Umum Anggaran dan Prioritas Plafon Anggaran Sementara (KUA-PPAS) Anggaran Pendapatan Belanja Daerah Perubahan (APBDP) tahun 2021,” ungkap Roni.
Lebih lanjut, Roni Imran menegaskan untuk kepentingan tersebut, maka pihaknya akan melakukan rasionalisasi untuk setiap OPD yang ada.
“Nantinya kita akan melihat disetiap OPD mana anggaran yang tidak terlalu prioritas akan dialihkan untuk penanganan Covid,” jelasnya.
Pasalnya untuk target vaksinasi Kabupaten Gorut pada November 2021 mendatang harus mencapai 100 persen masyarakat yang tervaksin.
“Sementara pada kenyataannya kita masih membutuhkan anggaran untuk screening, kemudian untuk insentif tenaga medis,” kata Roni.
Dengan melihat kebutuhan yang ada, Roni Imran menegaskan, pihaknya akan meminta kepada OPD yang memiliki program yang belum terlalu prioritas untuk dibicarakan kembali secara bersama.
“Dan anggarannya akan dialihkan untuk hal yang prioritas agar apa yang menjadi harapan dari pemerintah pusat untuk penanganan Covid dapat terpenuhi” pungkasnya.(adv/erol)
























