
NEWSNESIA.ID GORUT – Anggota Fraksi Golkar DPRD Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut), Wisye Pangemanan, meminta pemerintah setempat agar dapat mengambil langkah untuk mengantisipasi dampak bencana alam, khususnya pada sektor pertanian.
Wisye menyampaikan hal itu karena sejumlah wilayah di Kabupaten Gorontalo Utara menjadi daerah rawan bencana yang bisa memengaruhi produksi pangan daerah. Dirinya mencontohnya seperti banjir yang sering merendam lahan persawahan warga.
“Karena hampir seluruh kecamatan yang ada di Kabupaten Gorut ada hamparan sawahnya. Dan setiap kali banjir, pasti akan terkena dampak,” kata Wisye, saat dihubungi, Sabtu (23/4/2022).
Setiap banjir, kata Wisye, tanaman padi akan menjadi rusak karena terendam hingga mengalami gagal panen.
“Kadang akibat banjir, tanaman menjadi rusak, namun beruntung jika hanya terendam begitu saja. Ketika air turun masih dapat dipanen,” tutur Wisye.
Masalah lain dalam sektor pertanian yang harus mendapat perhatian dari pemda, ungkap Wisye, adalah ancaman berkurangnya lahan pertanian atau sawah akibat aktivitas pembangunan yang dilakukan oleh pemerintah
“Ini sudah terjadi bahwa areal persawahan sekarang sudah banyak yang beralih fungsi karena sudah dijadikan lokasi pembangunan,” ujarnya.
Oleh karena itu, ia berharap agar dinas terkait dapat menerapkan program yang dapat mengantisipasi dampak bencana bagi pertanian serta meningkatkan produksi pangan daerah dengan memanfaatkan lahan yang ada saat ini.
“Selain itu juga, terhadap perlindungan lahan pertanian juga harus dilakukan, seperti dengan penerapan regulasi ketika ada lahan produktif yang digunakan untuk pembangunan, maka harus ada lahan penggantinya disediakan,” tandasnya. (Rol)























