
NN, GORONTALO— Pemerintah Provinsi Gorontalo melalui Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) menegaskan komitmennya dalam mendorong optimalisasi Pendapatan Asli Daerah (PAD) pada rapat presentasi Rencana Kerja dan Anggaran Biaya (RKAB) PT Puncak Emas Tani Sejahtera (PT PETS) di ruang rapat huyula kantor Gubernur.
Dalam forum strategis tersebut, Bapenda menegaskan bahwa dokumen RKAB menjadi instrumen penting dalam mengukur kontribusi sektor pertambangan terhadap fiskal daerah. Hal ini menjadi bagian dari upaya memperkuat kemandirian daerah melalui optimalisasi sumber-sumber pendapatan yang tersedia.
Kepala Bapenda Provinsi Gorontalo, Danial Ibrahim, dalam paparannya menekankan aktivitas dalam sektor pertambangan memiliki dampak langsung terhadap sejumlah jenis pajak daerah. Di antaranya adalah konsumsi bahan bakar yang berkontribusi pada Pajak Bahan Bakar Kendaraan Bermotor (PBBKB), penggunaan alat berat yang dikenakan Pajak Alat Berat (PAB), aktivitas kendaraan operasional yang berkaitan dengan Pajak Kendaraan Bermotor (PKB) dan Bea Balik Nama Kendaraan Bermotor (BBNKB), hingga pemanfaatan air tambang yang menjadi objek Pajak Air Permukaan (PAP).
Setiap aktivitas usaha yang beroperasi di Gorontalo harus memberikan kontribusi pajak bagi daerah. Melalui rapat ini, Bapenda menyatakan kesiapan untuk terus bersinergi dengan seluruh pemangku kepentingan, termasuk pelaku usaha pertambangan.
Upaya ini sebagai ikhtiar untuk mewujudkan meningkatkan pendapatan asli daerah sesuai dengan visi misi Gubernur Gusnar Ismail dan Wakil Gubernur Idah Syahidah Rusli Habibie.(rls)



















