
NEWSNESIA.ID – Tambang Batu Hitam di Suwawa, Bone Bolango dengan semua polemiknya seolah tak berhenti jadi buah bibir masyarakat Gorontalo hingga saat ini.
Bahkan sejumlah Investor turut angkat bicara terkait persoalan batu hitam.
Melalui juru bicara berinisial AR, empat Investor di Jakarta pun ikut buka suara menyoal polemik tambang batu hitam.
“Kami datang bukan untuk menguasai pertambangan namun ingin mengembangkan perekonomian Gorontalo,” ucap AR ke awak media, Jumat (9/12/2022).
AR juga menuturkan bahwa keempat pengusaha berinvestasi melalui seorang broker berinisial F.
“Bahkan telah diberi uang muka Rp. 30 Milliar, namun kami tidak tahu kalau itu barang illegal yang dibeli,” tuturnya.
Lebih lanjut AR menjelaskan jika selama ini F tidak pernah berbicara soal batu hitam yang dimiliki oleh PT. Gorontalo Mineral.
“Dia (F) hanya menjelaskan kepada bahwa dirinya adalah seorang penambang dan sekaligus sebagai broker yang bisa melakukan pembelian batu hitam melalui IPR Pertambangan Sinar Tambang,” urai AR.
Sehingga atas polemik yang terjadi saat ini, AR menegaskan para pengusaha tidak mengetahui proses pengambilan batu hitam itu.
“Karena selama ini klien kami hanya tahu itu (batu hitam) sudah berada di Gudang milik saudara F dan pembelian tersebut dilakukan berdasarkan surat penawaran dalam bentuk LOI (Letter Of Interest) dan dikuti oleh kontrak kerjasama,” pungkas AR.
























