
NEWSNESIA.ID – Hampir 4 bulan penuh, badai El-nino atau musim kemarau panjang yang menyebabkan kekeringan menerjang banyak wilayah di Indonesia tanpa terkecuali di Kota Gorontalo.
Hal ini tentu saja juga berdampak pada konsumsi air bersih bagi warga Kota Gorontalo. Namun berkat persiapan dan berbagai upaya yang dilakukan oleh Perusahaan Umum Daerah Air Minum (Perumdam) Muara Tirta Kota Gorontao, warga masih tetap menerima air bersih walaupun debitnya mengalami penurunan.
Diungkap oleh Direktur Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo, Lucky Paudi bahwa upaya nyata tersebut dalam bentuk pengerahan ekskavator ke dua sumber air untuk melakukan pengerukan sehingga mampu menjaga suplai air.
“Iya dalam strategi menjaga suplai air dimusim kemarau panjang selama hampir 4 bulan ini, yah dengan mengerahkan ekskavator ke 2 sumber air kami, Sungai Bone dan Sungai Bone dan Bulango,” ungkap Lucky.
Sementara Humas Perumda Muara Tirta Kota Gorontalo, Deddy Kiaidemak menambahkan bahwa dengan upaya tersebut, Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo juga masih sempat mengirimkan bantuan air bersih ke Kabupaten Boalemo dan daerah tetangga, Bone Bolango.
“Artinya walaupun musim kemarau ini, kita relatif masih dapat menyuplai air ke warga pelanggan meskipun debit airnya tentu saja ada penurunan,” kata Dedy saat diwawancara, Jumat (20/10/2023).
“Bahkan saat saudara-saudara kita di Boalemo dan tetangga wilayah kita, Bone Bolangi saat mengalami krisis air bersih, sesuai arahan dari pak Wali kita masih bisa saling menolong dan mengirimkan bantuan,” tambahnya.
Selain itu selama musim kemarau ini, pihak Perumdam Muara Tirta Kota Gorontalo kata Dedy juga mengoperasikan 2 unit armada tangki air bersih yang masing-masing memuat 5 ribu liter air bersih untuk mengantisipasi keluhan pelanggan.
“Jadi begitu ada keluhan dari pelanggan, apakah itu debit air yang tidak, lamban armada tersebut langsung kami kerahkan ke lokasi rumah pelanggan,” jelasnya.
Terakhir Dedy juga mengatakan debit air sepertinya akan mulai normal jelang musim hujan ini dan tahun depan ia menyebut akan ada program pemasangan gratis bagi kawasan perumahan rakyat.
“In Sya Allah semoga program itu bisa terealisasi tahun depan, namun sampai akhir oktober ini untuk rumah tangga biasa itu ada promo potongan 30% pemasangan bagi rumah tangga biasa,” pungkasnya.






















