Newsnesia.id
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
  • Home
  • TrendingHot
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Baliknew
No Result
View All Result
Newsnesia.id
No Result
View All Result
Home Opini

Pelabuhan Smart Port, Kepentingan Siapa?

by NN Indonesia
6 November 2023
in Opini
Reading Time: 4 mins read
f.ist

Oleh : Tri Ningrum (Aktivis Muslimah)

Provinsi Gorontalo memiliki program unggulan dibidang Agropolitan, Perikanan dan membutuhkan sarana dan prasarana penunjang, maka untuk menunjang program keunggulan ini, diperlukan sarana yakni Pelabuhan. Sehingga, pengembangan Pelabuhan Anggrek merupakan upaya untuk kebutuhan sarana tersebut.

Di tahun 2021 lalu, secara resmi pelabuhan Anggrek dikelola oleh konsorsium perusahan swasta yakni PT. Anggrek Gorontalo Internasional Terminal (AGIT) sebagai pemenang lelang proyek pengelolaan pelabuhan Anggrek. Dalam peresmian tersebut, Budi Karya Sumadi sebagai Menteri Perhubungan  menyampaikan kepada PT. AGIT agar selalu memperhatikan perkembangan teknologi, transformasi digital serta ecoport. (Kompas.com).

Pengelolaan pelabuhan Anggrek menggunakan skema kerja Sama pemerintah dan badan usaha (KPBU). Dengan waktu 30 tahun dan biaya operasional sebesar Rp. 5,2 triliun.  Adapun skema KPBU merupakan salah satu cara men-deliver proyek-proyek permerintah. Skema ini berbeda dengan skema tender biasa, karena skema tender biasa, pembiayaan barang diadakan atau dibangun yang  ditanggung oleh APBN/APBD, sedangkan skema KPBU seperti win–win solution antara pemerintah dan swasta.

Mengenal kawasan  pelabuhan anggrek sebagai Pusat percepatan pertumbuhan ekonomi

Pelabuhan Anggrek yang berlokasi di Kabupaten Gorontalo Utara, Provinsi Gorontalo yang terletak di pantai utara Sulawesi dan berdekatan dengan jalur perdagangan internasional utama, menjadikannya sebagai pintu gerbang vital bagi perdagangan antara Gorontalo dan negara-negara di Asia Timur. Pelabuhan ini terletak di utara Sulawesi yang memiliki konektivitas dengan negara timur jauh seperti Jepang, Korea, China, dan Hongkong. Kami mengajak pihak investor swasta untuk berkolaborasi mengembangkan tidak hanya pelabuhan saja, tetapi juga untuk kepentingan kawasan sekitar (hinterland),” kata Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi dalam keterangan tertulis, Rabu (23/6/2021).

Untuk mewujudkannya sebagai pelabuhan dengan taraf internasional, maka diperlukan standar mutu dan kualitas pengelolaan yang tinggi. Oleh karena itu PT. AGIT mengadopsi konsep smart port melibatkan pemanfaatan teknologi seperti sensor Internet of Things (IoT), otomatisasi, dan analitik data dalam operasi pelabuhan.

Upaya  mewujudkan visi International Smart Port maka PT. AGIT melalui merencanakan  pelatihan teknologi dan bahasa inggris bagi murid SMA/SMK pondok pesantren modern Hubulo. Kegiatan pelatihan ini direncanakan akan mengajarkan dasar-dasar pengoperasian komputer dan berbagai perangkat lunak pendukung lainnya seperti Microsoft Office dan aplikasi lainnya yang akan menunjang kompetensi di dunia kerja.

  1. PT. AGIT turut berkomitmen untuk memberikan kontribusi yang signifikan pada pembangunan ekonomi daerah Gorontalo. Selain Pelabuhan Anggrek, juga akan dibangun Kawasan Industri yang direncanakan untuk menjadi “pusat pengumpulan sumber daya pertanian dan perikanan dari kawasan Indonesia Timur”.

Wilayah Kawasan Industri Anggrek juga akan menjadi pusat pengolahan dan kemasan untuk produk pertanian dan perikanan yang akan diekspor ke berbagai negara di kawasan Asia Timur seperti Jepang dan Korea Selatan.

Melalui pembangunan Pelabuhan Gorontalo ini, dalam beberapa tahun kedepan kami menargetkan Gorontalo dari provinsi termiskin ke-5 menjadi provinsi termakmur ke-5 di Indonesia, ungkap Rachmat Gobel, Chairman dan Shareholder Gobel Group. Gobel Group merupakan pemegang saham mayoritas di PT AGIT.

Paradigma pembangunan aturan saat ini

Adanya pembangunan mengunakan skema KPBU menjadikan kerjasama ini pada prakteknya terjadi adanya tarik menarik antara kepentingan para korporasi dan pemerintah. Namun demikian tarik menariknya kepentingan kedua tersebut nyatanya tidak mengalir pada rakyat. Adapun dari sisi pembangunan pelabuhan saja sudah bukan untuk kepentingan rakyat. Pembangun Pelabuhan internasioan dibangun untuk kelancaran arus barang industri. Sehingga yang menikmati kemaslahatan  besar adalah para korporasi yang terlibat didalamnya.

Kalaupun nantinya adanya pembangunan ini akan menciptakan  lapangan pekerjaan realitasnya upah buru tidak akan sebanding dengan keuntungan korporasi. Sedangkan lapangan pekerjaan yang dijanjikan tidak bisa menyerap warga disekitar karena alasan kompetensi. Oleh karena itu maka paradigma pembagunan kapitalisme menjadikan pendidikan sebagai pencetak tenaga kerja baik mahasiswa, siswa ataupun para santri. Disinilah ada dugaan dari berbagai program pemberdayaan ekonomi santri di lingkungan pesantren hakikatnya adalah pembajakan potensi dan jati diri santri dari fungsi keilmuan menuju pemberdayaan ekonomi santri.

Inilah paradigma pembangunan yang hanya mencari keuntungan. Pertumbuhan industri menjadi “dewa” dalam perekonomian. Padahal, tingginya industri yang dibarengi dengan investasi tidak seiring dengan terciptanya lapangan pekerjaan. Begitupun pertumbuhan ekonomi nyatanya tidak berkorelasi positif dengan kesejahteraan masyarakat.

Paradigma pembangunan islam

Dari sisi islam, paradigma pembangunan bermula dari kewajiban negara dalam memenuhi segala kebutuhan asasi rakyatnya. Adanya peran negara sebagai pusat dalam upaya pembangunannya. Sehingga pemerintah sendiri yang mengelolahnya dan tidak dibutuhkan lagi kerja sama dengan pihak swasta, apalagi melalui skema KPBU. Karena, hal utama dalam pembangunan bukan dilihat bernilai ekonomi atau tidak, tetapi menjadikan pembangunannya fokus pada kepentingan rakyat.

Jika tidak mendesak dalam membangun pelabuhan maka pemerintah tidak akan tergoda oleh kucuran utang, apalagi jika pelabuhan sudah banyak. Sebab fokus negara membuat bendungan untuk kemaslahatan rakyat, memperbaiki jalan, membangunan jembatan antar desa, dll.

Dalam pembangunannya harus mempertimbangkan hak rakyat. Hak rakyat jangan sampai terampas, manakala terambil tanah rakyat atau mata pencaharian rakyat, maka negara memberikan kompensasi yang sebanding bahkan diberikan lebih kepada rakyatnya. Pemerintah harus peduli pada rakyatnya dan memastikan dengan sebenar-benarnya tidak ada yang terdzolimi. Jika ini yang terjadi, maka permasalahan  demi permasalahan yang sering bermunculan dengan adanya pembangunan sarana termasuk pelabuhan bisa tertuntaskan.

Adapun pembangunan infrastruktur, seperti pelabuhan, bertujuan untuk memberi kemudahan bagi rakyat memanfaatkannya dengan baik sebagai sarana publik ataupun kegiatan ekonomi. Ini karena politik ekonomi negara islam adalah pengurusan urusan umat secara totalitas.

Potensi kekayaan alam juga akan dikelola untuk sebesar-besar kepentingan rakyat. Oleh sebab itu, negara tidak akan mati gaya dalam membiayai dan membangun infrastruktur strategis. Pemasukan baitul mall yang meliputi harta ganimah, fai, kharaj, jizyah, dan hasil tambang, sudah mampu membiayai pembangunan fasilitas publik serta negara juga tidak akan mengekspor SDA hingga kebutuhan rakyat tercukupi.

Dengan demikian, begitulah cara Islam dalam melakukan pembangunan ekonomi yang menjadikan kepentingan rakyat sebagai hal yg utama. Wallahua’lam bishshowab.(*)

 

Tags: Pelabuhan Smart Port
ShareSendTweetShare

Berita Terkait

f.antara
Opini

Karhutla Meluas, Korban Berjatuhan: Akumulasi Kejahatan Negara-Korporasi?

19 September 2026
Aris Setiawan
Opini

Bubarkan Saja KADIN Gorontalo

18 September 2026
Headline

Meluruskan Pandangan Kewenangan Polri dan PPNS Dalam Penegakan Hukum Cagar Budaya

11 September 2026
Next Post
Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo memanggil pimpinan OPD membahas Percepatan TLRHP BPK RI. (foto. Anq/nn)

Inspektorat Kembali Ingatkan OPD Terkait Percepatan TLHP BPK RI

Anggota KPU Kabupaten Gorontalo Sowan S.Dehi

Jaga Kode Etik, Anggota KPU Sowan Dehi Umumkan Kekerabatan dengan Caleg 

Tinggalkan BalasanBatalkan balasan

Trending

f.ist

Pelabuhan Smart Port, Kepentingan Siapa?

3 tahun ago
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

2 hari ago
Kunker Tim Bag. Perencanaan Kementrans RI ke Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Kementrans RI Evaluasi Dukungan Kegiatan dan Perkuat Tata Kelola HPL di Gorontalo Utara

2 hari ago

Sinkronisasi Program Transmigrasi 2027, Gorontalo Fokus Kembangkan Kawasan dan Percepatan SHM

2 hari ago
Penjabup Boalemo, Sherman Moridu menjadi inspektur upacara peringatan Hari Kesaktian Pancasila di Lapangan Alun-Alun Tilamuta.(f.dok.hms)

Penjabup Sherman: Kesaktian Pancasila Jadikan Momen Kesadaran Diri!

3 tahun ago
Gubernur Rusli Habibie bersama Wakil Gubernur Idris Rahim dan unsur Forkopimda Gorontalo saat persiapan pengamanan malam tahun baru 2022. (F. Haris)

Pemprov Gorontalo Lampaui Capaian Target Nasional

5 tahun ago

HMI Kawal Grand Design Pembangunan Pemuda Gorontalo

2 hari ago
Pamflet larangan penggunaan rokok elektrik oleh Kapolres Pohuwato, AKBP Busroni

Tegas! AKBP Busroni Larang Penggunaan Rokok Elektrik di Lingkungan Polres Pohuwato

3 hari ago
Iwan Abay saat menggelar Konferensi Pers. (foto. mus/nn)

Iwan Abay Pastikan Demokrat Raih 2 Kursi DPRD Pohuwato

3 tahun ago
Penjabup Sherman Moridu bersama Ketua DPRD Boalemo Karyawan Eka Putra Noho dan Forkopimda berkunjung ke Desa Diloato Kecamatan Paguyaman.(f.dok.hms)

Penjabup Sherman Bareng Forkopimda Datangi Desa Diloato, Pastikan Stabilitas Terkendali

3 tahun ago

Terbaru

f.hms
Headline

Potensi Holtikultura Besar, Gorontalo Dijadikan Destinasi Jelajah Nusantara Cap Tanah Merah

by NN Indonesia
5 November 2026
0

f.hms NN, GORONTALO- Potensi hortikultura yang besar menjadi salah satu alasan PT East West Seed Indonesia (EWINDO)...

f.hms

Warga Manfaatkan Layanan SAMSAT di Pasar Murah Pulubala

5 November 2026

Pasar Murah Pemprov, Warga Pulubala; Sangat Membantu Kami

5 November 2026
Foto hms

Inspektorat Daerah Provinsi Gorontalo Periksa Pengelolaan Dana Hibah di Sejumlah OPD

4 November 2026

Sinkronisasi Program Transmigrasi 2027, Gorontalo Fokus Kembangkan Kawasan dan Percepatan SHM

3 November 2026
Kunker Tim Bag. Perencanaan Kementrans RI ke Disnaker ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo.

Kementrans RI Evaluasi Dukungan Kegiatan dan Perkuat Tata Kelola HPL di Gorontalo Utara

3 November 2026
f.hms

Pasar Murah Pemprov Sasar Suwawa

3 November 2026
f.hms

Fokus Tekan Tengkes

3 November 2026
f.hms

Menteri PPPA Tekankan Peran Keluarga Lindungi Anak dari Kekerasan

3 November 2026
Menteri PPPA saat berdialog dengan anak-anak di Gorontalo-f.hms

Menteri PPPA: Suara Anak Harus Didengar!

3 November 2026
  • Tentang
  • Redaksi
  • Kontak
  • Pedoman & Kode Etik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.

No Result
View All Result
  • Home
  • Trending
  • Headline
  • Daerah
    • Gorontalo
      • Kota Gorontalo
      • Kab Gorontalo
      • Boalemo
      • Pohuwato
      • Bone Bolango
      • Gorontalo Utara
    • Sulawesi Utara
    • Sulawesi Selatan
    • Sulawesi Tengah
    • Sulawesi Barat
  • Nasional
  • Peristiwa
  • Politik
  • Ekonomi
  • Pendidikan
  • Olahraga
  • Opini
  • Kilas Balik

© 2025 Newsnesia.id - Mewarnai Nusantara.