
NEWSNESIA.ID – Penjagub Ismail Pakaya menyampaikan 3 hal penting dalam rangka memajukan UMKM di Provinsi Gorontalo.
3 hal penting ini dikatakan saat menghadiri Gebyar UMKM 2024 yang merupakan kerjasama antara Bank Indonesia perwakilan Gorontalo bersama Pemprov Gorontalo dan Dekranasda. Sabtu (27/4/2024).
Yang pertama disampaikan Ismail yakni upaya memasarkan produk UMKM agar bisa menembus pasar nasional bahkan internasional.
Dirinya menyebut jika biaya transportasi pemasaran UMKM dari Gorontalo ke luar masih cukup mahal.
Oleh karena itu pihaknya beberapa waktu lalu saat kunjungan Presiden Jokowi ke Provinisi Gorontalo, telah berdiskusi dengan Menteri Perhubungan untuk membuka kembali tol barang dari Gorontalo (pelabuhan Anggrek) sampai dengan Tanjung Perak (Surabaya).
Hal ini untuk mempermudah pemasaran UMKM sekaligus membantu para pelaku UMKM dari segi pembiayaan.
“Jika ingin berkembang UMKM, kita harus bisa menembus pasar nasional terlebih di pulau Jawa. Memang tol lautnya pernah dibuka tetapi karena kosong maka dihentikan, tidak ada gunanya disubsidi tapi tidak ada barang yang dibawa oleh kapal tersebut. Oleh karena itu kita usaha lagi biar kembali dibuka, UMKM harus tau pakai tol lebih murah biayanya,” ujar Ismail Pakaya.
Hal kedua yang disampaikan Staf Ahli Menteri ketenagakerjaan RI adalah peran aktif lembaga perbankan yang selalu mensupport demi kemajuan para pelaku UMKM.
“Ucapan terimakasih kepada pihak perbankan yang selama ini terus memperhatikan UMKM di Provinsi Gorontalo. Ia ingin semua pihak terus mensosialisasikan adanya fasilitas yang diberikan perbankan untuk kemajuan UMKM,” tuturnya.
Dan terakhir, Dirinya mengingatkan kepada masyarakat agar membiasakan pembayaran melalui digital. Hal ini karena penggunaan pembayaran digital di Provinsi Gorontalo masih cukup rendah, baru sekitar 26 persen. “Saya minta Pak Sekda dan Pak Wali Kota, para pegawainya agar setiap pembayaran sudah harus dilakukan dengan Qris bank Sulutgo,”imbuhnya.(NN)
























