
NEWSNESIA.ID – Dukungan masyarakat Wonosari bagi pasangan calon bupati dan wakil bupati, Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali (PAHAM) di Pilkada Boalemo 2024 semaki kuat.
Bahkan, dari semua elemen warga secara suka rela menyatakan siap mengantarkan kemenenagan PAHAM sampai 90 persen pada hari H, 27 November 2024, khusus di Kecamatan Wonosari.
“Semua pengusaha sukses dan tokoh-tokoh masyarakat dari berbagai etnis, mulai dari Jawa, Bali dan Gorontalo menyatu dan siap memenangkan pasangan PAHAM di Pilkada Boalemo tahun 2024 ini,” terang Ahmad Badri, tokoh masyarakat Jawa di Kecamatan Wonosari disela-sela kampanye blusukan.
Menurut Ahmad Badri, juga petani cacao terbilang sukses ini mengaku, sejak pemerintahan Rum Pagau dan Lahmuddin Hambali di periode 2012-2017 banyak program dinikmati masyarakat. Mulai dari pembangunan jalan, pemasangan listrik hingga bantuan benih jagung dan cacao.
“Sekarang ini, kami kesulitan akses jalan, karena sudah banyak yang rusak, dan tidak ada lagi perhatian pemerintah. Karena itu, kami ingin pasangan PAHAM kembali memimpin Boalemo untuk kejayaan ekonomi masyarakat petani di Kecamatan Wonosari khususnya,” ucap Ahmad Badri.
Ia menceritakan, berkat program PAHAM diera pemerintahan 2012-2017, masyarakat petani di Wonosari kini sudah menikmati hasil pertanian coklat atau cacao. Bahkan, sampai dengan sekarang ini produksi dalam sekilo dihargai sampai Rp 150.000.
“Ada salah seorang warga petani cacao di Wonosari yang produksinya mencapai Rp 75 juta dalam sekali panen. Itu sebanyak 500 kilo dipanen. Bahkan, belum lama ini petani cacao tersebut sukses membeli 2 unit kenderaan sekaligus,” urai Ahmad Badri.
Selain cacao, Ahmad juga berharap pasangan PAHAM begitu menang dan dilantik, dapat memprogramkan bantuan benih jagung dan pupuk secara gratis. Serta kembali memperjuangkan kenaikan harga jagung per kilo.
“Kami tahu betul, Bapak Rum Pagau di pemerintahan pertamanya berhasil menaikkan harga jagung per kilo lebih dari Rp 3.000. Nah, periode ke 2 ini, kami berharap Bapak Rum Pagau kembali memperjuangkan kenaikan harga jagung sampai Rp 5.000,” pinta Ahmad Badri.
Menjawab harapan rakyat Wonosari tersbut, calon bupati Boalemo, Rum Pagau mengaku siap mengembalikan program pertanian yang pernah dirintis dulu. Termasuk mengupayakan kenaikan harga jagung di kementerian pertanian, seperti halnya dilakukan pada pemerintahan 2012-2017.

Selain itu, memperbaiki akses jalan di Kecamatan Wonosari demi mendorong perputaran ekonomi masyarakat. Begitu pula program perkebunan cacao akan diprioritaskan bagi masyarakat petani.
“Nantinya juga, kawasan KTM Wonosari akan dirubah total dan ditata kembali jadi kawasan pusat ekonomi masyarakat Wonosari dan sekitarnya,” ujar calon bupati, Rum Pagau didampingi wakil bupatinya, Lahmuddin Hambali.(nn)






















