
NEWSNESIA.ID – Ada yang beranggapan kalau wilayah Kecamatan Mananggu bukan kantong basis pasangan calon bupati Boalemo, Dedy Hamzah dan calon wakil bupati, Riko Djaini (MAHARAJA).
Nyatanya, kampanye dialogis dijadwalkan di Desa Bendungan justru menunjukkan dukungan dan simpati yang spektakuler. Hampir seribu massa memenuhi lokasi kampanye hanya untuk mendengarkan program, visi dan misi pasangan diusung koalisi PDI-P, Demokrat, Hanura dan PBB di Pilkada Boalemo 2024 tersebut.
Maklum, program ditawarkan Dedy Hamzah dan Riko Djaini populer dengan jargon pro rakyat. Artinya, sasaran programnya sangat jelas mengena hati dan keinginan masyarakat kecil yang disebut kalangan wong cilik. Tak tanggung-tanggung, kampanye ini sukses membongkar perhatian massa pendukung fanatik di Desa Bendungan Kecamatan Mananggu, Boalemo, Kamis (03/10/2024).
Itu setelah Calon Bupati, Dedy Hamzah menyampaikan orasi politiknya di hadapan massa yang memadati. Pertama soal program bidang pertanian dan peternakan, yakni memberikan bantuan 10 ribu ekor ternak sapi selama masa pemerintahan MAHARAJA nanti. Program bantuan benih jagung dan pupuk kepada petani secara cuma-cuma alias gratis.
Dibidang peternakan, pasangan nomor urut 1 ini, tidak hanya mengembangkan Tempat Pelelangan Ikan (TPI), tetapi juga memberikan bantuan motor box bagi pedagang ikan dan sayur.
Begitu pula untuk sektor pertambangan, termasuk di Desa Bendungan Kecamatan Mananggu, sudah disiapkan pembukaan wilayah pertambangan rakyat (WPR) guna mendorong pertumbuhan ekonomi dan pendapatan masyarakat setempat.
Sedangkan bidang pendidikan dan kesehatan, MAHARAJA sudah menyusun program beasiswa bagi anak didik dari keluarga kurang mampu ketika melanjutkan studi ke bangku kuliah atau perguruan tinggi.
“Begitu juga anak didik yang ingin menempuh program studi kedokteran, sudah kami siapkan beasiswa sampai tuntas. Dengan harapan, begitu selesai studi, maka kembali mengabdi di daerah. Karena target kami kedepan 1 desa 1 dokter,” terang Dedy Hamzah disambut antusias dan tepuk tangan massa pendukung.
Senada dengan itu, Calon Wakil Bupati, Riko Djaini dengan tegas menyampaikan bahwa semua program digagas pasangan MAHARAJA bukan sebatas janji belaka. Melainkan, sudah melalui kajian mendalam dan perhitungan secara matang. Serta didasarkan dalam rumusan Rencana Pembangunan Jangka Menengah Daerah (RPJMD) maupun Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD) Kabupaten Boalemo 2045.
“Kebetulan, saya selama berada di DPRD Kabupaten Boalemo bersama teman-teman anggota legislatif membahas dan merancang rumusan RPJMD dan RPJPD Kabupaten Boalemo 2045. Sehingga, kami tahu persis apa yang menjadi kebutuhan rakyat, dan apa yang harus dilakukan untuk memajukan daerah 5 tahun kedepan. Termasuk, program kami, semua berpihak pada kepentingan rakyat secara menyeluruh, adil dan sejahtera,” urai Riko Djaini dengan lantang.

Adapun kampanye tersebut dihadiri para Jurkam handal. Mereka terdiri dari para aktivis, pimpinan partai pengusung, pimpinan dan anggota DPRD Kabupaten Boalemo hingga mantan kepala desa. Diantaranya, Karyawan Eka Putra Noho (Ketua DPC PDI-P Boalemo), Hardi Syam Mopangga (Ketua DPC Demokrat Boalemo), Frait Danial (Ketua Komisi II), H. Ulul Azmi Kadji, Ardi Pantu, Haris Hiango, Pian Hamzah, Ilyas Dukalang, dan lainnya.(nn)



















