
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Sebanyak 90 peserta Program Penempatan Magang Dalam Negeri Tahun 2026 resmi dilepas oleh Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo untuk mengikuti pemagangan di 14 perusahaan yang tersebar di seluruh kabupaten/kota di Provinsi Gorontalo. Selama tiga bulan ke depan, para peserta akan memperoleh pengalaman kerja secara langsung sebagai bekal memasuki dunia kerja.
Program pemagangan menjadi salah satu langkah strategis Pemerintah Provinsi Gorontalo dalam meningkatkan kompetensi dan daya saing tenaga kerja. Melalui pembelajaran langsung di lingkungan kerja, peserta diharapkan mampu mengasah keterampilan teknis, membangun etos kerja, serta memahami budaya kerja di dunia industri.
Selain mendapatkan pengalaman praktis sesuai bidang keahlian masing – masing, peserta juga akan memperoleh sertifikat pemagangan sebagai pengakuan atas kompetensi dan pengalaman kerja yang telah ditempuh. Sertifikat tersebut diharapkan menjadi nilai tambah dalam meningkatkan peluang memperoleh pekerjaan setelah program berakhir.
Kepala Dinas Tenaga Kerja, ESDM, dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo Wardoyo Pongoliu, menegaskan bahwa program ini menjadi jembatan yang menghubungkan pencari kerja dengan kebutuhan dunia usaha dan dunia industri. Menurutnya, pemagangan tidak hanya memberikan kesempatan belajar, tetapi juga membuka peluang bagi peserta untuk direkrut sebagai tenaga kerja.
Pada kesempatan tersebut, Kepala Dinas juga menyampaikan apresiasi kepada 14 perusahaan mitra yang telah berkomitmen mendukung Program Penempatan Magang Dalam Negeri Tahun 2026. Sinergi antara pemerintah dan dunia usaha ini diharapkan terus diperkuat guna menciptakan tenaga kerja Gorontalo yang kompeten, berdaya saing, dan siap menghadapi tantangan dunia kerja.


















