
NEWSNESIA.ID GORUT – Anggota Pansus Laporan keterangan pertanggungjawaban (LKPJ) Bupati Gorontalo Utara (Gorut), Ariaty Polapa, meminta pemerintah daerah setempat agar mulai berhati-hati dalam mengelalola proyek yang bersumber dari anggaran dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Menurut dia, pihak ketiga saat ini juga paham bahwa pemerintah daerah dalam situasi yang tidak nyaman dengan adanya beberapa masalah yang muncul.
“Dan kekhawatiran terkait dana PEN ini, terutama PU dan kesehatan karena tidak balance-nya waktu yang tersedia dengan besaran anggaran yang harus diserap atau direalisasikan,” kata Ariaty, saat dihubungi, Kamis (2/6/2022).
Ia mengungkapkan, ketakutan pemerintah daerah adalah terjadinya gagal tender. Karena, saat ini sudah masuk bulan ketiga triwulan dua, di mana berarti sudah masuk pada pertengahan tahun pertama dalam tahun anggaran 2022.
“Ini juga harus hati-hati. Kalau penawaran terlalu rendah, kemudian itu kita realisasikan akan berdampak kepada kualitas dalam tanda petik link APH ada di KPK,” ucap Ariaty. (Rol)
























