
NEWSNESIA.ID – BNNK Kabupaten Gorontalo Utara telah melaksanakan rehabilitasi kepada 6 orang klien selang tahun 2025.
Kepala BNNK Kabupaten Gorontalo Utara, Ismiyati Rustam Tuna, mengatakan 6 orang klien itu merupakan hasil tangkapan Polres Gorontalo Utara dan telah dilakukan asesmen terpadu.
Masing-masing klien itu diantaranya 2 orang penggunaan narkoba jenis sabu dan 4 lainnya bahan aditif yang keseluruhannya menjalani rehabilitasi rawat jalan.
“Keenam orang klien itu, semuanya adalah hasil tangkapan Polres Gorontalo Utara,” ujar Ismiyati.
Lanjut Ismiyati, dari Bidang Pemberantasan pihaknya telah melakukan operasi deteksi dini sejak awal hingga akhir tahun 2025 bekerja sama dengan pihak puskesmas dan kepolisian.
BNNK juga kata Ismiyati, telah melaksanakan Tim Asesmen Terpadu dari target yang ditetapkan BNN Pusat sebanyak 2 orang kata Ismiyati, BNNK Gorontalo Utara mencapai 6 orang.
Ismiyati, berharap kedepan dengan sosialisasi yang semakin luas, kesadaran masyarakat terhadap bahaya penyalahgunaan narkotika semakin meningkat.
“Alhamdulillah kita juga sudah melakukan diseminasi info melalui media online dan sudah ada 1296 postingan yang ada di seluruh media online,” kata Ismiyati.
Sepanjang tahun 2025 juga kata Ismiyati, pihaknya telah mengeluarkan 612 SKHPN dan melalui pemberdayaan masyarakat BNNK Gorontalo Utara telah membentuk penggiat P4GN yang sudah melibatkan 25 Masyarakat serta melaksanakan tes urine dari 180 sampel yang keseluruhannya negatif.
Ismiyati juga menambahkan, bagi masyarakat yang ingin mendapatkan pelayanan dari BNNK Gorontalo Utara, saat ini Kantor BNNK Gorontalo Utara sudah berpindah tempat atau alamat, yang sebelumnya di Desa Mootinelo pindah ke Desa Pontolo Atas.
“Kami berharap agar teman-teman dapat menginformasikan kepada masyarakat yang belum mengetahui, agar masyarakat yang membutuhkan pelayanan dari BNNK Gorontalo Utara dapat mengetahui Kantor BNNK saat ini,” tutur Ismiyati. (Prin)





















