
NEWSNESIA.ID, GORUT- Dinas Pekerjaan Umum dan Permukiman Rakyat (PUPR) Kabupaten Gorontalo Utara (Gorut) optimis mendapatkan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN).
Namun optimisme tersebut tidak menyangkut nominal pinjaman yang diajukan. Karena ada kemungkinan nominalnya atau item pekerjaan yang diusulkan akan berkurang.
Hal tersebut disampaikan oleh Kepala Dinas PUPR Kabupaten Gorut, Haris Latif saat ditemui di kantornya, Selasa (14/9/2021).
“Kalau berbicara optimis tentu kami optimis akan mendapatkan pinjaman dana PEN tersebut, namun kami pesimis terkait dengan nominal atau item pekerjaan yang diusulkan tidak akan dikabulkan seratus persen,” ungkapnya.
Lebih lanjut dikatakan oleh Haris bahwa memang yang diusulkan Rp 170 Milyar untuk 19 item pekerjaan termasuk untuk jalan bypass dan juga jembatan yang ada di jalan tersebut.
“Dana PEN ini merupakan kesempatan untuk merampungkan jalan dan jembatan bypass tersebut,” kata Haris.
Jika ini tidak dimanfaatkan maka tentunya kondisi jalan bypass tersebut akan lama baru selesai, dan jika berharap pendanaannya pada Anggaran Pendapatan Belanja Daerah (APBD) tentu ini sangat membebani.
“Maka dari itu dengan melihat kesempatan yang ada, maka kami berusaha untuk mendapatkan pinjaman dalam rangka merampungkan jalan bypass tersebut,” jelasnya.
Menurut Haris kebutuhan anggaran untuk keseluruhan pembangunan jalan bypass yang sudah lengkap kurang lebih memakan anggaran Rp 100 Milyar. Tentunya itu merupakan sebuah anggaran yang sangat besar.
“Sehingga dengan dana PEN tersebut merupakan sebuah kesempatan yang harus diambil dan jika jalan bypass dibangun sampai pada tahapan fungsional memakan anggaran kurang lebih Rp 60 Milyar,” tegasnya.
Untuk jembatan yang jumlahnya 4 buah kata Haris, itu memakan anggaran kurang lebih Rp 25 Milyar dengan bentangan 21 meter.
“Pada intinya untuk pinjaman dana PEN tersebut akan dimanfaatkan semaksimal mungkin, dan untuk sekarang tahapannya masih pada evaluasi di Kementrian Keuangan kemudian Kementrian Dalam Negeri,” ujarnya.
Pada intinya ini masih berproses dan tahapannya masih akan dilalui dan kami berharap secepatnya akan segera terealisasi.(adv/erol)






















