
NEWSNESIA.ID, Gorontalo – Dinas Tenaga Kerja ESDM dan Transmigrasi Provinsi Gorontalo melalui UPTD Balai Latihan Kerja (BLK) melaksanakan kegiatan pelatihan pengolahan hasil pertanian bagi para penyandang disabilitas.
Pembukaan pelatihan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Dinas Naker ESDM dan Transmigrasi Gorontalo Wardoyo Mansur Pongoliu yang dilaksanakan di Sanggar Kegiatan PKBM Putra Mandiri, Rabu (21/5/2025).
Dalam kesempatan itu, Wardoyo Mansur Pongoliu dalam sambutannya menyampaikan, bahwa dalam RPJMD Provinsi 2025-2030 terdapat poin pembangunan inklusif dan salah satu sasarannya adalah bagi para penyandang disabilitas.
Yang mana salah satu pendekatan yang dilakukan oleh Disnaker ESDM dan Transmigrasi Gorontalo yaitu melalui pelatihan pengolahan hasil pertanian bagi penyandang disabilitas.
“Terdapat 2 hal yang disoroti dalam pengolahan ini yaitu pendekatan pengembangan SDM dan pendekatan proses yaitu kualitas hasil,” ujar Wardoyo.
Wardoyo berharap dari pelatihan ini nantinya akan tumbuh berbagai inovasi kreasi dari penyandang disabilitas, sehingga olahan hasil pertanian bisa dikenal bukan saja di tingkat Gorontalo akan tetapi sampai di tingkat nasional.
“Nah, tentu efeknya ini tidak hanya berimbas pada peningkatan ekonomi dan pendapatan disabilitas khususnya, akan tetapi juga bisa memberikan kontribusi bagi Provinsi Gorontalo,” tandas Wardoyo.
Dalam kesempatan itu juga, Kadisnaker ESDM dan Transmigrasi Gorontalo menyerahkan bantuan berupa alat pengolahan dan produksi makanan bagi peserta disabilitas yang didampingi Sekretaris Disnaker dan Transmigrasi Kabupaten Gorontalo, Kepala BLK Provinsi Gorontalo dan Ketua Yayasan Putra Mandiri.(NN)



















