
NEWSNESIA.ID, BOLSEL – Warga Desa Saibuah, Kecamatan Posigadan, Kabupaten Bolaang Mongondow Selatan (Bolsel), Sulawesi Utara, geger dengan peristiwa tewasnya 3 warga setempat akibat luka tembak di bagian kepala dan dada.
Setelah diidentifikasi, 3 warga tersebut masing-masing bernama Yunus Rompis, Andika dan Meikel Wongkar. Polres Bolsel saat ini masih terus menyelidiki kasus ini, salah satunya dengan mengamankan barang bukti berupa 1 pucuk senjata api laras panjang.
“Nanti kita kabari kalau ada hasil lebih lanjut,” kata Kapolres Bolsel, AKBP Yuli Kurnianto, Kamis (4/11/2021), seperti yang diwartakan terasbmr.id.
Dari hasil olah Tempat Kejadian Perkara (TKP) dan memeriksa beberapa saksi, peristiwa itu terjadi pukul 10.30 Wita. Kejadian itu bermula saat mereka bertiga sedang melakukan pesta minuman keras (miras).
Dalam kondisi teler, adu mulut pun tak dapat terhindarkan dan berujung perkelahian antara Yunus Rompis dan Andika. Tak lama kemudian, Andika pun mengambil sebuah senjata laras panjang yang disimpan di dalam mobilnya. Melihat aksi Andika, Yunus pun lari dan meminta pertolongan Meikel Wongkar. Ternyata, Andika merupakan anak buah Meikel Wongkar.
Meminta perlindungan si bos tak membuat Andika gentar. Langsung saja Andika menembak Yunus Rompis dan tewas tak lama kemudian. Akibat aksinya itu, Andika dan Meikel pun bertengkar. Kemudian Andika pun tak segan menembak bosnya itu dan meninggal dunia di tempat.
Sadar akan perbuatannya, Andika pun bunuh diri dengan cara menembak kepalanya sendiri.
Usai peristiwa itu, 3 jasad korban terbujur kaku di lokasi. Tak lama kemudian warga setempat datang dan disusul pihak kepolisian dan langsung melakukan olah TKP.(Anki)


















