
NEWSNESIA.ID, Bone Bolango – Partai Amanat Nasional (PAN) Kabupaten Bone Bolango diterpa gelombang pengunduran diri kader secara massal. Puluhan kader PAN, yang terdiri dari pengurus DPC, OKK, biro-biro, serta pengurus kecamatan, secara resmi menyatakan mengundurkan diri dari keanggotaan dan kepengurusan partai.
Pernyataan pengunduran diri tersebut disampaikan dalam pertemuan dan konferensi pers yang berlangsung pada Rabu sore, (31/12/2025).
Puluhan pengurus tersebut termasuk Sekretaris DPD PAN Bone Bolango, Usman Hasan Hulopi, Ketua Bidang Organisasi Kaderisasi dan Keanggotaan, Iskandar Ibrahim dan sejumlah tokoh dan kader senior partai.
Usman Hasan Hulopi menyampaikan bahwa pertemuan tersebut digelar dalam rangka menjaga silaturahmi dan menyampaikan sikap politik secara terbuka dan bermartabat.
Ia menegaskan bahwa apa yang disampaikan merupakan keputusan bersama seiring berakhirnya periode masa bakti kepengurusan di partai Matahari Terbit Bone Bolango itu.
“Kami resmi mundur karena masa bakti kami telah berakhir. Mundur dari pengurus dan juga sebagai kader PAN,” ujar Usman Hulopi.
Sementara itu, Ketua Bidang Organisasi, Kaderisasi dan Keanggotaan DPD PAN Bone Bolango, Iskandar Ibrahim menegaskan jika keputusan mundur dari PAN diambil secara sadar, ikhlas, dan tanpa paksaan dari pihak mana pun.
“Kami masuk ke Partai Amanat Nasional dengan cara yang baik, dan hari ini kami keluar juga dengan cara yang baik. Tidak ada mobilisasi, tidak ada tekanan,” tegas Iskandar.
Ia menjelaskan, para kader yang mundur berasal dari berbagai unsur kepengurusan, mulai dari DPC, OKK, hingga pengurus kecamatan. Dari total pengurus yang ada, kata Iskandar, sekitar dua pertiga struktur kepengurusan PAN Bone Bolango memilih mundur.
Iskandar juga menepis anggapan bahwa langkah tersebut dipicu oleh konflik personal. Menurutnya, pengunduran diri ini merupakan bentuk sikap politik untuk mencari kenyamanan dan ruang yang lebih sehat dalam berpolitik.
“Kami tidak punya masalah dengan PAN maupun dengan orang-orang di dalamnya. Namun kami merasa ruang dialog dan harmonisasi sudah tidak berjalan sebagaimana harapan,” ujarnya.
Terkait arah politik ke depan, Iskandar menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada keputusan untuk bergabung dengan partai politik lain. Menurutnya, waktu dan dinamika politik ke depan yang akan menentukan langkah selanjutnya.
“Belum ada kepikiran masuk ke partai mana. Biarlah proses dan waktu yang menjawab,” katanya.
Ia juga mengungkapkan bahwa pihaknya telah menyampaikan niat pengunduran diri tersebut kepada pimpinan partai di tingkat atas, namun tidak menemukan titik temu dalam proses komunikasi yang dilakukan hingga menjelang pengumuman resmi.
Dengan pengunduran diri ini, PAN Bone Bolango kehilangan puluhan kader aktif yang selama ini terlibat langsung dalam kerja-kerja organisasi dan pemenangan partai di tingkat daerah.




















